Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, tak ingin jumawa meski berhasil meraih poin dalam dua pertandingan melawan Persela Lamongan. Menurutnya, laga melawan Laskar Joko Tingkir ini cukup berat karena Persela memiliki pemain yang berkualitas dan pergerakan serangan yang cepat.
“Kami sudah dibekali dengan skema yang perlahan tapi pasti. Kami tahu Persela memiliki pergerakan serangan yang cepat, jadi para pemain harus cermat dalam bertahan,” kata Widodo dalam konferensi pers usai pertandingan kontra Persela, Kamis (18/1/2024).
Widodo juga menekankan kepada para pemain agar tidak membuat kesalahan dalam pergantian posisi dan marking pemain. Hasilnya, Deltras mampu menahan imbang Persela dengan skor 0-0.
“Saya harap permainan pemain ini bisa konsisten di laga selanjutnya. Terima kasih kepada para pemain untuk kerja kerasnya,” ujar Widodo.
Widodo mengatakan, target Deltras di pertandingan keempat melawan Persela adalah kemenangan. Meski demikian, ia tetap bersyukur dengan hasil imbang yang diraih timnya.
“Target pasti semua tim ingin menang. Syukur alhamdulillah bisa dapat poin. Target kami kalau tidak dapat tiga ya satu jangan sampai kalah. Dan ini tercapai,” kata Widodo.
Saat ini, Deltras FC harus mengakui kekalahan poin gol dari Maluku United. Meski sama-sama memiliki poin 6, selisih gol membuat Deltras FC turun di posisi kedua grup Y Pegadaian Liga 2.
Otomatis, dua pertandingan terakhir laga home Deltras harus mengumpulkan 6 poin untuk bisa lolos ke babak semifinal. [way/beq]






