Surabaya (beritajatim.com) – Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Jawa Timur menunjukkan dominasinya dengan menyumbang empat dari sembilan medali emas yang diraih kontingen Indonesia pada ajang The 14th WorldSkills ASEAN Competition 2025.
Prestasi ini mengukuhkan Jawa Timur sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan di tingkat nasional.
Kompetisi yang digelar di Manila, Filipina, pada 26-28 Agustus lalu ini diikuti 258 talenta muda dari 10 negara ASEAN. Indonesia berhasil menempati peringkat ketiga di bawah Malaysia sebagai juara umum dan Filipina.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim), Aries Agung Paewai mengatakan bahwa capaian ini merupakan bukti kuatnya pembinaan pendidikan vokasi di provinsi tersebut. Dari total 38 delegasi Indonesia, 11 di antaranya berasal dari SMK di Jawa Timur.
“Luar biasa, murid-murid SMK Jatim mampu mengharumkan nama bangsa dan daerahnya. Jumlah kontingen terbesar ini menjadi bukti bahwa pembinaan vokasi kita kuat,” ujar Aries, Senin (1/9/2025).
Selain empat medali emas, pelajar Jatim juga meraih sejumlah medali perak, perunggu, dan penghargaan Medal of Excellence (MEO). Prestasi ini diraih dalam berbagai bidang kompetensi, termasuk IT Software Solutions for Business, IT Network System for Administration, dan Collaborative Robot System Integration.
Aries menambahkan, perolehan ini sekaligus menegaskan posisi Jatim sebagai barometer pendidikan vokasi di Indonesia.
“Kami akan terus mendorong sekolah menengah kejuruan agar menjadi pusat lahirnya generasi unggul. Bagi anak-anak yang sudah berjuang, ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kebanggaan bersama,” pungkasnya.
Berikut Nama-Nama Peraih Medali dari Jatim:
Medali Emas:
– Edsel Parama (SMKN 3 PGRI Malang) – IT Software Solutions for Business
– M. Johar Arifin (SMKN 1 Ngegong Blitar) – IT Network System for Administration
– M. Henry Akmal (SMKN 2 Antartika Sidoarjo) – Collaborative Robot System Integration
– M. Mario Habigin (SMK Taruna Jaya Prawira Tuban) – Mechanical Engineering
Medali Perak:
– Pandu Dewangga (SMKN 1 Singosari) – Industrial Control
Medali Perunggu:
– Andrea Micola (SMK1 Blitar) – Automobile Technology
– Rouf Aufa dan Reno Surya (SMKN 1 Jenangan) – Mechatronics
– Risca Revan Suasmara (SMKN PGRI 3 Malang) – IT Software Solutions for Business
– Benecia Glory (SMKN 8 Surabaya) – Hotel Reception
Medal of Excellence (MEO):
– Difa Dewi Arimbi (SMKN 3 Kediri) – Hairdressing
– Rijalul Zacky (SMKN 1 Jenengan Ponorogo) – Industry 4.0. [ipl/aje]






