Surabaya (beritajatim.com) – Peduli disabilitas, Polsek Simokerto memberikan bantuan modal usaha dan motor roda tiga untuk anak disabilitas yang ada di wilayah hukumnya. Kegiatan ini dilakukan sesuai visi dan misi polri yakni mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat.
Maulana Risky salah satu anak disabilitas yang tinggal di wilayah hukum Polsek Simokerto tak pernah menyangka bahwa dirinya akan mendapat surprise dari Kapolsek dan para suporter bonek mania.
Rizki yang sehari-hari hanya mengandalkan skuter untuk beraktifitas sehari-hari rupanya mendapat bantuan sepeda motor roda tiga yang diinisiasi langsung oleh Kapolsek Simokerto, Kompol Mohammad Irfan bersama komunitas suporter bonek mania.
Tidak hanya mendapat bantuan motor roda tiga Rizki yang masih duduk di bangku SMP kelas 2 ini juga mendapatkan bantuan modal usaha untuk berjualan guna membantu perekonomian keluarganya. Mengingat orang tua rizki sehari-hari hanya berprofesi sebagai kuli bangunan.
Sementara itu risky juga mengaku senang lantaran berkat bantuan sepeda motor roda tiga dari polisi dan bonek mania ini dirinya bisa lebih leluasa dalam beraktifitas dan yang utama dirinya bisa membantu perekonomian keluarganya.
Pemberian kendaraan roda tiga serta bantuan modal usaha ini berawal dari empati kapolsek simokerto saat bertemu rizki di masjid ampel Surabaya. Saat itu Risky berjualan kerupuk untuk membantu perekonomian orang tuanya. Melihat hal tersebut timbul kepedulian dari polri untuk memfasilitasi anak disabilitas agar tetap semangat dan terus berjuang dalam melawan kerasnya hidup jalanan.






