Ngawi (beritajatim.com) – Calon Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, bersama Calon Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko (Antok), melakukan kampanye di Pasar Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Kwadungan, Ngawi, pada Selasa (08/10/2024).
Kampanye ini dimanfaatkan untuk mendengarkan masukan dari masyarakat sekaligus menginventarisasi berbagai pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan selama periode pertama kepemimpinan mereka.
Ony mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan utama yang sering dihadapi warga adalah kondisi infrastruktur di sekitar Pasar Pojok. Akses jalan menuju pasar kerap menjadi kendala, terutama di musim hujan, karena sering terjadi banjir akibat luapan sungai dari Magetan yang disebabkan oleh sistem drainase yang belum optimal.
“Beberapa ruas jalan di Kecamatan Kwadungan masih membutuhkan perbaikan, dan pasar ini memerlukan rehabilitasi agar lebih representatif bagi para pedagang dan pembeli,” kata Ony.
Pada kesempatan tersebut, pedagang ayam di Pasar Pojok menyampaikan keluhan mengenai sulitnya bersaing harga dengan pedagang luar pasar. Menurut Ony, masalah ini disebabkan oleh rantai pasok yang panjang, di mana pedagang pasar tradisional tidak dapat menjual dengan harga yang kompetitif dibandingkan mereka yang memiliki pemasok dan fasilitas penyembelihan sendiri.
Ony berkomitmen untuk menata rantai pasokan agar produk ayam yang dijual di pasar tradisional dapat bersaing sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Tantangan Kotak Kosong
Dalam pencalonannya yang kedua, Ony dan Antok kembali menghadapi kotak kosong di Pilkada Ngawi. Meski demikian, Ony menegaskan bahwa mereka tidak menganggap remeh situasi tersebut.
“Meski melawan kotak kosong, kami tetap berikhtiar dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat untuk terus mengevaluasi kinerja kami,” ungkapnya. Tantangan utama bagi Ony dan Antok adalah bagaimana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pemerintahan untuk masa depan yang lebih baik.
Ony juga menekankan bahwa selama masa jabatannya, pemerintahan Ngawi berhasil membangun rasa kebersamaan atau yang dikenal sebagai guyub rukun.
Bersama dengan Dwi Rianto, dia berkomitmen untuk membagi peran secara seimbang antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat luas di Kabupaten Ngawi. Dukungan dari partai politik pengusung serta antusiasme masyarakat dianggap sebagai faktor penting yang mendukung kelancaran proses Pilkada.
“Kami bersyukur, proses pencalonan kami berjalan tanpa hambatan. Harapannya, Pilkada kali ini dapat berlangsung aman, lancar, dan mendapat ridho serta berkah dari Allah SWT,” tutup Ony. [fiq/but]






