Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 90 persen Pasar Kesamben Kabupaten Blitar ludes terbakar. Sebanyak 260 Lapak pedagang kini kondisi rata dengan tanah.
Seluruh barang dagangan pun ikut hangus terbakar, yang tersisa dan selamat hanyalah uang koin. Para pedagang pun kini memilih mengais uang koin yang berada di reruntuhan lapak dagangannya.
“Yang bisa saya lakukan ya cuma ini mas ngais uang koin untuk tambahan biaya hidup, karena dagangan semua ludes,” ungkap Utami, Pedagang Aksesoris di Pasar Kesamben, Senin (28/11/2022).
Uang koin yang kondisinya hangus itu sengaja dikumpulkan Utami untuk menambah biaya hidup. Selama ini Utama memang menggantungkan hidup dari lapak aksesoris yang berada di dalam Pasar Kesamben Kabupaten Blitar.
Namun, kebakaran hebat yang melanda pasar tersebut membuat Utami kehilangan mata pencaharian. Kerugian puluhan juta rupiah pun kini juga ia rasakan. Meski tak seberapa namun uang koin yang dikasih Utami ini akan ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
“Ya selama ini kami keluarga memang mengantungkan hidup dari jualan di pasar tapi kalau ludes gini mau gimana lagi, ya terpaksa uang koin ini buat tambahan hidup,” imbuhnya
Kondisi serupa juga dialami oleh Damiri Pedagang Emas di pasar Kesamben Kabupaten Blitar. Di saat sang suami sedang sakit dan terbaring di rumah, ia harus merelakan lapak dagangan emasnya ludes terbakar.
Ia pun mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Ia bersama sang anak kini juga hanya bisa mengais sebagian emas dagangannya yang masih bisa untuk dibersihkan.
“Bapak di rumah sakit, kog malah tempat jualan kebakar semua, habis semua ini,” kata Damiri.
Damiri pun belum tahu bagaimana menutup kerugian akibat kebakaran ini. Ia kini hanya bisa mengais sisa jualan dan sejumlah uang koin untuk bertahan hidup. Ia pun kini hanya bisa pasrah terhadap keadaan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
“Saya pasrah, gak tau gimana caranya nutup kerugian ini, saya dan anak ya hanya bisa ngais sisa jualan dan uang koin untuk bertahan hidup,” pungkasnya.
Mayoritas pedagang di pasar Kesamben Kabupaten Blitar berharap Pemerintah setempat mau memberikan bantuan, baik untuk bertahan hidup maupun untuk modal jualan kembali. [owi/but]






