Blitar (beritajatim.com) – Pedagang di Pasar Kesamben Blitar terpaksa merana di Ramadhan tahun ini. Omzet yang melonjak setiap Ramadhan karena banyaknya orang belanja pakaian baru tidak mereka rasakan kali ini.
Kondisi ini disebabkan lapak atau tempat berjualan pedagang di Pasar Kesamben hingga kini belum dibangun kembali usai terbakar akhir 2022 lalu.
Para pedagang hingga saat ini masih menempati lapak sementara yang ukurannya cukup kecil. Hal itu pun tidak memungkinkan bagi pedagang untuk memperbanyak stok jualan di bulan Ramadhan ini.
“Wah kalau ramadhan sebelum-sebelumnya keuntungan bisa banyak mas, tapi sekarang gimana kondisinya seperti ini apa yang mungkin bisa jual banyak, laku saja bersyukur,” kata Mona, pedagang Pasar Kesamben Blitar, Senin (11/3/2024).
Para pedagang bercerita setahun lebih menempati lapak, omzet penjualan bajunya turun hingga 50 persen lebih. Ada beberapa faktor yang membuat omzet penjualan para pedagang turun, mulai dari kurang strategisnya lokasi lapak sementara hingga kondisi keuangan pedagang yang belum pulih pasca kebakaran.
“Sebisa mungkin ya segera diperbaiki lapak yang dulu, karena di sini ini tidak sama dengan yang di dalam dulu, jelas ramai di sana, biar kami tidak terus-terusan kesusahan,” tegasnya.
Pembangunan Pasar Kesamben Kabupaten Blitar sendiri memang belum ada kejelasan. Pemkab Blitar belum bisa memberikan kepastian kapan Pasar Kesamben dibangun kembali.
Padahal para pedagang Pasar Kesamben Kabupaten Blitar sangat berharap lapak dagangan mereka yang sebelumnya terbakar bisa segera diperbaiki. Namun hingga kini progres pembangunan Pasar Kesamben Kabupaten Blitar dinilai pedagang sangat lambat.
“Masih on proses doakan secepatnya masih on prosesnya,” kata Darmadi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar.
Pemkab Blitar menegaskan bahwa Pasar Kesamben yang sebelumnya terbakar tetap akan dibangun. Desain dan rancangannya pun masih tetap sama yakni dua lantai.
Para pedagang pun diminta untuk bersabar oleh Pemkab Blitar. Pasalnya saat ini dinas terkait masih sedang berupaya mencari dana untuk membangun pasar di sisi timur Kabupaten Blitar tersebut.
“Rencana masih sama yakni 2 lantai, tapi ini masih on progres,” tutupnya. [owi/beq]






