Ringkasan Berita:
- Sebanyak 1.300 pengurus PAC PDI Perjuangan se-Bojonegoro resmi dilantik.
- Komposisi pengurus didominasi anak muda dan perempuan.
- DPD PDIP Jatim menyebut pelantikan di Bojonegoro paling meriah di Jawa Timur.
- Regenerasi kader muda dinilai penting menghadapi Pemilu 2029.
Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 1.300 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dari seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro resmi dilantik di GOR Utama Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Selasa (19/5/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, penyelenggara pemilu, hingga tokoh senior partai.
Sejumlah tamu undangan yang hadir di antaranya Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro Robby Adi Perwira, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bojonegoro Ariel Sharon, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Handoko Sosro Hadi Wijoyo, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono, hingga tokoh senior PDI Perjuangan Bojonegoro Budi Irawanto.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran acara pelantikan tersebut.
Ia berharap kepengurusan PAC yang baru mampu memperkuat soliditas partai sekaligus tetap berpegang pada ideologi perjuangan dalam menyerap aspirasi masyarakat.
“Ada 11 pengurus di masing-masing PAC. Komposisinya dari anak muda 33 persen dan perempuan 39 persen,” kata Bambang Sutriyono.
Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengaku terkesan dengan antusiasme kader PDI Perjuangan di Bojonegoro.
Menurutnya, pelantikan PAC di Bojonegoro menjadi salah satu yang paling meriah dibanding daerah lain yang telah ia kunjungi di Jawa Timur.
“Ini tonggak awal kader baru banteng-banteng Bojonegoro. Regenerasi pasti terjadi dan tidak bisa dihindari,” ujar Deni.
Ia menilai komposisi kepengurusan PAC di Bojonegoro menunjukkan semangat regenerasi yang cukup kuat, terutama dari kalangan anak muda.
Jika di sejumlah daerah lain keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan partai rata-rata hanya sekitar 20 persen, di Bojonegoro mencapai 33 persen.
“Ini membuktikan anak muda di sini punya semangat besar untuk terlibat dalam politik dan perjuangan partai,” katanya.
Menurut Deni, dominasi generasi muda menjadi modal strategis bagi PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Pasalnya, mayoritas pemilih pada pemilu mendatang diperkirakan berasal dari generasi milenial dan generasi Z.
“Kalau kepengurusan di tangan anak muda, komunikasi politik akan lebih mudah diterima oleh generasi mereka. Ke depan, kita harus menunjukkan bahwa PDI Perjuangan hadir di tengah masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, dan peduli terhadap persoalan rakyat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Deni juga menyampaikan salam dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang belum dapat hadir secara langsung di acara pelantikan tersebut.
Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro secara resmi dibuka oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. [lim/beq]






