Bondowoso (beritajatim.com) – Sebuah rumah milik Satrami di Dusun Kebunan, Desa Jeruk Sok Sok, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, terbakar pada Senin (6/7/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Bondowoso, Vara Tedy, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 16.10 WIB. Tim Damkar kemudian menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan.
“Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebakaran diduga dipicu sisa bara api pada tungku dapur yang belum benar-benar padam setelah digunakan memasak,” ujar Vara, Senin (6/7/2026) petang.
Ia menjelaskan, pemilik rumah diketahui selesai memasak sekitar pukul 05.00 WIB. Namun, tungku tidak kembali diperiksa sehingga bara api diduga masih menyala hingga sore hari. Bara tersebut kemudian menyambar kayu yang berada di sekitar tungku dan memicu kobaran api.
“Warga sekitar langsung bergotong royong memadamkan api secara manual sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain,” katanya.
Dalam penanganan kejadian itu, Damkar Bondowoso mengerahkan satu unit kendaraan Water Supply dan satu unit Rescue. Petugas melakukan asesmen, mengumpulkan data di lokasi, kemudian kembali ke Markas Komando Damkar setelah penanganan selesai.
Selain personel Damkar, penanganan di lokasi juga melibatkan Polsek Binakal, Pemerintah Kecamatan Binakal, perangkat Desa Jeruk Sok Sok, serta warga setempat.
Vara mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan tungku maupun sumber api lainnya benar-benar padam sebelum ditinggalkan.
Menurutnya, kelalaian sederhana dapat memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian material cukup besar meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa. [awi/suf]






