Mojokerto (beritajatim.com) – Usai insiden kebakaran yang terjadi di Petak 1 Gunung Bekel pada, Jumat (11/8/2023) pekan lalu, jalur pendakian melalui Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto kembali dibuka. Pihak pengelola memastikan api sudah benar-benar padam dan tidak berpotensi kebakaran susulan di lokasi tersebut.
Pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Seloliman Jolotundo, Suwarno mengatakan, kondisi Gunung Bekel sudah kembali normal. “Dari tim relawan kami di atas sudah tidak ada titik api susulan. Kondisi sudah kembali normal dan pendakian Gunung Bekel kembali kita buka sejak kemarin,” ungkapnya, Senin (14/8/2023).
Pada moment peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada, Kamis (17/8/2023) besok, jalur pendakian Gunung Bekel tetap dibuka untuk pendaki. Apalagi, lanjut Suwarno, ada diskon 50 persen bagi pendaki yang memesan melalui aplikasi TiketPendakian pada 16-17 Agustus 2023.
Baca Juga: Mortir Peninggalan Perang Dunia Ke 2 Ditemukan di Sungai Gubeng Kertajaya
“Tetap dibuka Gunung Bekel untuk pendaki yang menggekar upacara peringatan HUT RI. Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo juga tetap buka. Kami sudah sosialisasi terutama pendaki, pengambil kayu, pengambil rumput dan bahkan pencari lebah madu agar menjaga lingkungan,” katanya.
Pihak pengelola melakukan sosialisasi ke masyarakat dan pendaki agar tidak membuat api unggun yang bisa memicu potensi kebakaran. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bekel. Apalagi, tegas Suwarno, musim kemarau saat ini yang rawan terjadi Kahurtla.
“Titik lokasi kebakaran kemarin ada di sisi barat Gunung Bekel bukan Gunung Penanggungan atau Puncak Pawitra. Masih jauh banget kalau dari titik kebakaran ke Puncak Pawitra itu. Kalau jalur ke puncak Gunung Bekel ada juga yang terbakar. Kalau ke puncak Pawitra tidak ada sama sekali, masih normal tidak ada kebakaran dan tidak ada titik api,” pungkasnya.
Baca Juga: Delapan Kecamatan di Magetan Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Sebelumnya, kebakaran lahan ilalang dan semak belukar di Gunung Bekel RPH Ngoro BKPH Penanggungan KPH Pasuruan, Jumat (11/8/2023) terbakar. Kebakaran yang terjadi di Petak 1 masuk Dusun Biting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tersebut seluas -+ 15,00 hektar. [tin/ian]
![Pasca Kebakaran, Pendakian Gunung Bekel Mojokerto Kembali Dibuka Kebakaran di Petak 1 Gunung Bekel Dusun Biting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230812-WA0004.jpg)





