Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian global dan tingginya volatilitas pada instrumen saham serta aset kripto di awal 2026, sektor properti kembali mengukuhkan posisinya sebagai aset investasi defensif yang paling relevan. Karakteristiknya sebagai aset riil dengan nilai intrinsik menjadikannya primadona bagi investor yang mencari stabilitas jangka panjang.
Optimisme ini didorong oleh stimulus besar-besaran dari pemerintah, termasuk perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% sepanjang 2026 dan kebijakan uang muka (DP) 0% dari Bank Indonesia.
Menjawab pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih rasional dan selektif, GALAXY Property mengusung tema strategis “Breaking Boundaries” untuk tahun 2026. Fokus utama perusahaan adalah melampaui batas konvensional melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan penguatan sumber daya manusia.
“Tema ini merefleksikan komitmen kami untuk membangun ekosistem properti yang adaptif dan berbasis data. Kami tidak memandang batasan sebagai hambatan, melainkan titik awal menciptakan standar baru di industri nasional,” tulis manajemen GALAXY Property dalam pernyataan resminya.
GALAXY Property kini memimpin digitalisasi sektor real estat melalui pengembangan GALAXY APPS. Platform ini telah bertransformasi menjadi Real Estate AI Automation Business yang menawarkan:
* Rekomendasi Berbasis AI: Sistem cerdas yang mampu membaca preferensi pengguna untuk menyajikan pilihan properti secara akurat dan efisien.
* Fitur Kapibara & Titip Jual: Memperkuat kolaborasi agent-to-agent dan memberikan transparansi bagi pemilik aset dalam memasarkan properti mereka secara profesional.
* Pertumbuhan Masif: Sepanjang 2025, jumlah listing yang dikelola melalui sistem digital ini tumbuh signifikan sebesar 45%.
Sejalan dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 33 Tahun 2025 yang mewajibkan sertifikasi agen, GALAXY Property memperkuat pilar kepercayaannya melalui GALAXY Licensed Training. Program ini memastikan setiap konsultan properti memiliki standar kompetensi nasional yang diakui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Selain itu, sistem kinerja Moving Meter diterapkan untuk menjamin akuntabilitas. Sistem ini tidak hanya mengukur angka penjualan, tetapi juga kedisiplinan, aktivitas harian, hingga pengembangan personal branding konsultan di era digital.
Mencetak 10.000 Entrepreneur Properti

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan visi jangka panjang, GALAXY Property aktif menjalin kolaborasi B2B dengan perguruan tinggi ternama seperti UNAIR, UBAYA, BINUS, UPN, dan Adi Buana. Kemitraan ini bertujuan mencetak 10.000 entrepreneur dan konsultan properti muda yang kompeten di Indonesia.
Dedikasi para konsultan terbaik pun diapresiasi dalam ajang bergengsi GALAXIANS Awarding Night 8.0 di Hotel The Westin Surabaya. Penghargaan seperti Hall of Fame – Lifetime Achievement hingga MVP Moving Meter menjadi bukti nyata bahwa GALAXY Property sangat menitikberatkan pada pengembangan potensi manusia sebagai motor penggerak industri.
Dengan kombinasi stimulus pemerintah dan inovasi teknologi berbasis AI, tahun 2026 diprediksi akan menjadi momentum emas bagi kebangkitan sektor properti di Indonesia.[rea]






