Gresik (beritajatim.com) – Menjelang peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2025, puluhan perempuan dari berbagai daerah yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pelukis Indonesia (IWAPI) Jatim menggelar pameran lukisan bertajuk ‘Beautiful Women, Strong Women’ di salah satu hotel berbintang di Gresik. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi mendalam terhadap peran dan kontribusi perempuan dalam keluarga maupun masyarakat.
Pameran yang berlangsung di ruang Lontar Hotel Aston Inn Gresik ini menampilkan 40 karya lukisan dari 32 seniman perempuan. Karya-karya yang dipamerkan menyajikan berbagai aliran, mulai dari realisme, abstrak, hingga kontemporer.
Setiap karya membawa pesan reflektif yang kuat tentang peran ibu, ketangguhan perempuan, serta perjalanan emosional yang sering kali jarang diungkapkan dalam ruang publik.
Ketua Pelaksana Anny Djon mengatakan, pameran tersebut sengaja digelar menjelang Hari Ibu. Tujuannya adalah untuk menghormati dan mengapresiasi kontribusi perempuan yang tak ternilai.
“Lewat karya-karya ini, kami ingin menunjukkan bagaimana pengalaman menjadi perempuan terutama sebagai ibu dapat menjadi sumber kekuatan kreatif,” katanya, Sabtu (6/12/2025).
Pameran tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengunjung, termasuk dari Komisaris sekaligus Owner PT Dharma Lautan Utama (DLU) drg B. Soegging Soerjasmoro. Banyak tamu yang mengaku tersentuh oleh tema yang diangkat, terutama karena banyak karya menampilkan perspektif personal seniman tentang hubungan dengan ibu, atau pengalaman mereka sebagai seorang ibu.
Manajemen Hotel Aston Inn Gresik, Paminta Nugraha, menyatakan dukungannya terhadap pameran tersebut. Ia menyebut kegiatan seni seperti ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk memberikan ruang bagi kreativitas perempuan dan memperkaya kegiatan budaya di lingkungan hotel.
Selain pameran, rangkaian kegiatan juga meliputi peragaan busana oleh anggota IWAPI Jatim, serta melukis on the spot selama pameran berlangsung.
Pameran ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai dari 5 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya merayakan para ibu, tetapi juga menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan menyuarakan pengalaman mereka melalui seni. [dny/beq]






