Pamekasan (beritajatim.com) – Belasan personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, bersama personil relawan di wilayah setempat, diterjunkan ke lokasi terdampak erupsi Semeru di Lumajang.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah dan upaya membantu kerja para relawan lain yang tengah melakukan berbagai jenis evakuasi bagi para warga terdampak erupsi Semeru. Beberapa di antaranya membantu mengevakuasi barang milik warga.
“Untuk sementara, terdapat sebanyak 15 personil diterjunkan ke lokasi erupsi Semeru. Hal itu merupakan tahap pertama untuk membantu evakuasi barang milik warga terdampak, khususnya di Desa Sumbersari, Pronojiwo, Lumajang,” kata Supervesor PusdalOps BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Sabtu (11/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpbd-Pamekasan”]
BPBD Pamekasan juga mengirimkan paket logistik, makanan, obat-obatan hingga perlengkapan tidur. “Tidak hanya itu, kami juga berencana untuk membangun hunian sementara (huntara) yang layak ditempati warga terdampak erupsi Semeru di Lumajang,” ungkapnya.

“Selain itu, kami juga membantu mempercepat distribusi logistik bagi warga terdampak dengan melibatkan sejumlah personil lain. Semisal relawan dari Mastapala IAIN Madura, Manpala Naviri MAN 2 Pamekasan dan Aliansi BEM Pamekasan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sangat bersyukur sekaligus mengapresiasi semangat para relawan yang bekerja maksimal membantu warga terdampak di Lumajang. “Alhamdulillah personil dengan cekatan dan tangkas melakukan pengemasan logistik dengan cepat agar distribusi tidak terhambat,” tegasnya.
“Tidak kalah penting kami juga berharap agar para warga terdampak di Lumajang, selalu diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini,” harapnya.
Seperti diketahui, Gunung Semeru mengeluarkan awan panas sekitar pukul 15:20 WIB pada 4 Desember 2021. Awan panas tersebut dikabarkan mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. [pin/kun]






