Surabaya (beritajatim.com) – Pengurus Provinsi (Pengprov) Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Jawa Timur melakukan audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur terkait pengajuan sebagai anggota baru.
Organisasi yang baru berusia tiga bulan ini dinilai telah menunjukkan progres administrasi dan manajerial yang signifikan. Dalam waktu singkat, Orado Jatim berhasil membentuk kepengurusan lengkap di 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.
Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyatakan bahwa Orado Jatim dipersilakan mengajukan diri sebagai anggota. Namun, seluruh proses tetap harus menunggu keputusan dari KONI Pusat.
“Selain Orado Jatim, ada tiga cabang olahraga lain yang juga mengajukan diri sebagai anggota baru KONI Jatim, dan tentu saja pengurus pusat mereka juga mengajukan keanggotaan ke KONI Pusat,” ungkap Nabil, Senin (6/4/2026).
“Diterima atau tidaknya, kami menunggu keputusan dari KONI Pusat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Jika di Rakernas diterima dan disahkan, tentu KONI daerah termasuk Jatim akan mengikuti,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Orado Jawa Timur, Mahendra Abdillah Kamil, menegaskan organisasinya telah menunjukkan keseriusan meski baru berdiri selama tiga bulan.
Menurutnya, Orado Jatim telah merampungkan struktur kepengurusan di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk di 38 kabupaten/kota.
“Meski baru tiga bulan, kami sudah menyelesaikan pembentukan kepengurusan di seluruh daerah. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam membangun organisasi,” kata Mahendra.
Ia juga memastikan bahwa seluruh daerah telah menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) sebagai fondasi pembinaan atlet menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dalam waktu dekat.
Dengan kesiapan struktur organisasi hingga tingkat daerah, Orado Jatim optimistis dapat segera bergabung sebagai anggota resmi KONI dan berkontribusi dalam peningkatan prestasi olahraga di Jawa Timur. (way/but)






