Gresik (beritajatim.com) – Pembukaan ramp Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) menghubungkan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) terus dikebut. PT Waskita Bumi Wira (WBW) selaku operator jalan tol telah menyelesaikan uji layak fungsi pada pekan lalu. Saat ini PT WBW tinggal menunggu surat rekomendasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelum tol tersebut dioperasikan.
Seperti diberitakan, ruas tol Gresik-Surabaya dan Gresik-Mojokerto maupun sebaliknya akan dibuka sebelum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu dilakukan untuk mendukung kemudahan transportasi nataru.
Dirut PT Waskita Bumi Wira, Moch. Cholis Prihanto, mengatakan, tahap pertama ramp 2 dan 8 sudah dilakukan uji layak fungsi. Malahan di ruas yang memghubungkan Gresik-Mojokerto dan sebaliknya itu sudah dilakukan penanaman pohon.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tol-klbm”]
Sementara untuk ramp 4 dan 5 untuk arah Gresik-Surabaya dan sebaliknya, dilakukan uji layak fungsi pada Kamis (8/12/2022). Akses jalan yang dibangun tahun ini itu masih dikaji kelayakannya sebelum akhirnya dibuka. “Sekarang tinggal menunggu sertifikat layak operasi (SLO) kalau oke langsung dioperasikan,” ujarnya, Senin (12/12/2022).
Ia menjelaskan, pihaknya berharap, empat ramp tersebut bisa dibuka secara bersamaan. Pasalnya, uji layak fungsi dilakukan dalam waktu yang berbeda. “Semoga rekomendasi bisa turun sehingga kami buka bersamaan sebelum nataru,” paparnya.
Ramp penghubung Tol Sumo bangunannya sudah terlihat. Konstruksi bangunannya pun juga sudah selesai dikerjakan. Namun, akses kesana masih dalam penutupan road barier karena memang ruas tersebut belum dibuka.
Sebelumnya Tol Sumo-KLBM ini belum terhubung. Sehingga, para pengendara dari arah Gresik tidak bisa langsung masuk ke Tol Sumo. Begitupun sebaliknya. Namun ketika ramp ini sudah dibuka, akses dari Tol KLBM-Sumo bisa terkoneksi. [dny/suf]






