Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah truk yang melintas di wilayah Kota Mojokerto masih banyak yang Over Dimensi dan Over Loading (ODOL). Ini diketahui saat petugas menggelar Operasi Sadar Keselamatan Ketertiban Lalu-lintas dan Angkutan Jalan di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto.
Operasi yang digelar Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ), Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur tersebut menggandeng dari anggota Satlantas Polresta Mojokerto.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tilang”]
Sejumlah angkutan barang seperti truk, pick up maupun bus pariwisata yang akan ke arah Jombang, oleh petugas diminta masuk Terminal Kertajaya Kota Mojokerto. Selain memeriksa surat-surat petugas juga mengecek kelayakan kendaraan.
Kasi Pengendalian Operasional, UPT P3 LLAJ Mojokerto, Dishub Provinsi Jawa Timur, Akhmad Yazid mengatakan, sasaran operasi tersebut merupakan angkutan Lebaran. “Giatnya di Terminal tipe B dengan melakukan ram chek. Untuk sementara pengendara ODOL, kita kasih peringatan,” ungkapnya, Rabu (20/4/2022).
Masih kata Yazid, ini lantaran belum adanya keputusan terkait pelanggaran ODOL dari Kementerian Perhubungan. Truk dengan over dimensi maupun over load yang ditemukan dalam Operasi Sadar Keselamatan Ketertiban Lalu-lintas dan Angkutan Jalan masih ditemukan.
“Kendaraan juga banyak ditemukan yang mati uji KIR dengan alasan karena pandemi. Trayek bus kuning dan bus hijau yang ada di Terminal Kertajaya juga sudah dilakukan ram chek, juga ditemukan adanya trayek yang belum diperpanjang,” katanya.
Sementara untuk kendaraan tidak ditemukan tidak layak jalan, semua dalam kondisi baik. Diprediksi H-3 Lebaran terjadi puncak arus mudik di Terminal Kertajaya. Lonjakan penumpang terjadi hingga 200 persen saat Sabtu-Minggu.
“Sekarang belum ada peningkatan, mungkin Sabtu-Minggu atau H-8 sudah ada peningkatan. Kondisi normal, di sini jumlah penumpang sekitar 70 persen, malam Minggu banyak penumpang yang berdiri. Kami juga akan siapkan bus jika nanti ada lonjakan penumpang,” tegasnya. [tin/kun]







