Tuban (beritajatim.com) – Harga ikan laut segar di Pasar Kradenan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban naik dua kali lipat dari biasanya, Sabtu (29/06/2024). Caca buruk dan gelombang besar di perairan Tuban menjadi pemicunya.
Kondisi ini sering terjadi apabila para nelayan takut melaut karena cuaca sedang buruk. Sehingga, sekalinya melaut imbasnya harga ikan melambung tinggi.
Salah satu pembeli ikan di pasar tersebut, Purnomo mengungkapkan, sejak gelombang tinggi sepekan terakhir, jumlah ikan di pasaran relative sedikit. Sudah begitu harganya juga tinggi.
“Mungkin karena ombaknya besar jadi harga ikan pada naik dua kali lipat,” terang Purnomo.
Ia mengaku sering beli ikan di pasar tersebut, sebab rata-rata ikan di Pasar Kradenan masih segar. Para nelayan usai mendapat tangkapan menjualnya di pasar tersebut. “Ini beli ikan mayung, harganya naik hampir separuhnya,” terang dia.
Sementara itu, Jumini pedagang di Pasar Kradenan juga menyampaikan bahwa naiknya Harga ikan disebabkan ombak besar. Dengan adanya cuaca buruk, sebagian nelayan memilih untuk tidak melaut.
Dia kemudian mencontohkan harga ikan tuna yang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram naik menjadi Rp35 ribu. Kemudian, ikan tongkol naik menjadi Rp35 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya hanya berkisar Rp28 ribu.
Sedngkan ikan umi dari naik dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Lalu, rajungan dari Rp40 ribu naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. “Kalau ikan mayung Rp25 ribu, kepiting Rp90 ribu dan udang mulai Rp110 ribu sampai Rp120 ribu,” ungkap Jumini.
Ia berharap kondisi cuaca buruk segera membaik seperti semula, sehingga aktifitas melaut serta jual beli tidak terganggu. “Kami berharap harga ikan bisa normal Kembali,” pungkas Jumini. [ayu/suf]






