Cuaca ekstrem seperti diantaranya hujan lebat, angin kencang, hujan es, hingga puting beliung diperkirakan bakal melanda Kabupaten Bojonegoro.
KUMPULAN BERITA cuaca ekstrim
Selama sepuluh hari terakhir, Kabupaten Bojonegoro dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang. Kondisi ini menimbulkan berbagai kerusakan, termasuk pohon tumbang di beberapa lokasi serta kerusakan pada sejumlah rumah.
Debit air sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan kenaikan. Tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo pada papan ukur di Taman Bengawan Solo (TBS) sudah menunjukan siaga 2 atau siaga kuning pada pukul 12.00 WIB.
Selama sepekan kedepan, Kabupaten Bojonegoro diprakirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem. Dampaknya, bisa menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi. Sehingga masyarakat diimbau agar lebih waspada.
Sebuah rumah di Dusun Pendem, Desa/Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, rata dengan tanah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 16.45 WIB.
Hujan lebat disertai angin kencang melanda Desa Tondomulo dan Desa Kesongo di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.
Harga ikan laut segar di Pasar Kradenan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban naik dua kali lipat dari biasanya, Sabtu (29/06/2024).
Fenomena hujan es disertai dengan angin kencang yang terjadi di wilayah tengah Kota Sidoarjo, pada Senin (26/2/2024),
. Saat ini terjadi fenomena percepatan peningkatan suhu bumi, yang memicu cuaca ekstrim. Para ahli telah menyepakati hingga tahun 2100
Manajemen Astra Tol Jombang-Mojokerto (ASTRA Tol Jomo) mewaspadai cuaca ekstrim selama libur Nataru (Natal dan Tahun Baru).









