Blitar (beritajatim.com) – PSSI dan Mabes Polri telah melakukan asesmen Stadion Supriyadi Kota Blitar. Hasilnya kualitas rumput dan lampu stadion Supriyadi Kota Blitar dinyatakan layak untuk digunakan kandang Arema Malang di liga 1.
Yudi Meira, Ketua PSSI menyebut bahwa kualitas rumput yang ada di Stadion Supriyadi masih layak untuk digunakan klub liga 1. Sementara untuk lampu di Stadion Supriyadi Kota Blitar telah melebihi standar pencahayaan yang ditetapkan oleh PSSI.
Stadion Supriyadi tercatat memiliki standar pencahayaan 1200 lux. Hal itu masih di atas ambang standar yang ditetapkan PSSI yakni 800 Lux.
“Iya memang sudah dilakukan assessment beberapa kali dan hasilnya cukup layak ya kalau secara keseluruhan sih memang masih layak untuk liga 2 tapi kalau liga 1 dari kualitas rumput dan cahaya sudah sudah mencukupi yang belum standar itu di pintu sama tribun,” kata Yudi Meira, Ketua PSSI Kota Blitar, Rabu (07/06/23).
Baca Juga: Stadion Gajayana Malang dan Stadion Supriyadi Blitar Alternatif Kandang Arema
Stadion Supriyadi di Kota Blitar sendiri memiliki rumput semi sintetis. Sehingga masih layak digunakan untuk menggelar pertandingan liga 1.
Ruang ganti Stadion Supriyadi Kota Blitar pun telah dilakukan perbaikan dan dinyatakan cukup layak untuk dijadikan kandang bagi klub liga 1. Aspek masih kurang dari Stadion Supriyadi Kota Blitar adalah tribun dan pintu keluar.
Sesuai regulasi liga 1, tribun penonton harus single seat. Namun Stadion Supriyadi belum memilikinya. Begitu pula dengan akses pintu masuk, tim asesmen PSSI pun meminta akses keluar masuk penonton dan tim sepakbola dipisahkan.
“Kalau sesuai regulasi kan klub liga 1 atau kandang dari klub liga 1 itu kan harus single seat itu yang kami tidak punya dan untuk pintu keluar masuk penonton itu harus dibedakan dengan pintu masuk dan keluar tim ya itu yang kami masih jadi catatan dan akan kami lakukan perbaikan dengan pihak ketiga,” imbuhnya.
Stadion yang sebelumnya digunakan kandang oleh PSBK dan Blitar United ini saat ini mamang tengah kosong. Hal itu terjadi setelah kedua klub bola itu diakuisisi oleh pihak lain dan memutuskan pindah kandang.
Baca Juga: Pedagang Kios Stadion Supriyadi Kota Blitar Ngeluh Sepi
Arema Malang yang sempat tersandung Tragedi Kanjuruhan kini sedang mencari kandang untuk menggelar pertandingan di liga 1. Nama Stadion Supriyadi Kota Blitar pun muncul sebagai alternatif bersama Stadion Gajayana Malang.
PSSI Kota Blitar yang sempat berkomunikasi dengan Manajemen Arema menyambut baik rencana tersebut. PSSI Kota Blitar pun kini tengah mencari pihak ketiga untuk melakukan pengelolaan sekaligus pembenahan Stadion Supriyadi agar layak digunakan untuk menggelar liga 1.
“Kalau dana untuk perbaikan itu kan dibebankan ke pengelola ya setahu saya jadi kami mencari pihak ketiga untuk pengelolaan Stadion Supriyadi sekaligus ya renovasi untuk single seatnya itu,” jelasnya.
PSSI Kota Blitar menjelaskan hingga saat ini belum ada keputusan yang final apakah Arema Malang akan menggunakan Stadion Supriyadi sebagai kandang atau justru memilih Stadion Gajayana yang berada di kota Malang. Pihaknya pun mengaku siap jika Arema Malang memutuskan untuk berkandang di kota Patria tersebut.
Selain menyiapkan rencana renovasi yang bersentuhan langsung dengan stadion PSSI Kota Blitar juga telah menyiapkan skema parkir bagi para suporter. Diharapkan jika nanti Arema benar memilih berkandang di stadion Supriyadi bisa memberikan dampak positif kepada perekonomian warga sekitar.
“Kalau parkir sebetulnya itu masih mencukupi tapi ya kan kami lakukan perencanaan dan skema lagi seperti apa kalau benar memilih berkandang di Blitar,” pungkasnya. (owi/ted)






