Malang (beritajatim.com) – Tingkat okupansi hotel di Kota Malang mengalami peningkatan pada pekan ini. Sebab, ada dua agenda besar di Kota Malang dengan potensi akan dihadiri dengan jumlah massa banyak pada Minggu, (22/1/2023) besok.
Pada pekan ini ada perayaan tahun baru Imlek di Klenteng Eng An Kiong, Jalan Laksamana Martadinata, Kota Malang. Berbeda dari 3 tahun sebelumnya, Imlek tahun ini tidak ada pembatasan jumlah umat yang hadir. Hanya ada jam pembatasan yakni dimulai pukul 16.00-21.00 WIB.
Media Relation Hotel Tugu Malang, Budi Sesario Saputro mengatakan, bahwa perayaan Imlek membuat okupansi di tempat mereka meningkat 50 persen dibandingkan hari biasanya. Pemesan kamar mayoritas warga Jakarta, Surabaya dan daerah lain.
“Meningkat 50 sampai 70 persen. Jadi ini meningkat jelang Imlek dibandingkan pada hari biasa. Untuk pengunjung tetap ya didominasi dari Jakarta, Surabaya dan turis mancanegara,” kata Pria yang akrab disapa Rio ini, Kamis, (19/1/2023).
Hotel Tugu menawarkan sejumlah menu khas Indocina dan Asian Heritage untuk memadukan nuansa Imlek. Untuk harga kamar yang ditawarkan, kategori superrior deluxe seharga Rp1,5 juta dan paling mahal adalah President Suites dengan harga Rp16 juta.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
Selain itu, acara Haul Akbar Pondok Pesantren Darul Hadits Alfiqihiyyah di Jalan Aries Munandar Kota Malang juga membawa berkah bagi pengelola hotel. Tingkat angka okupansi di Whiz Prime Hotel Jalan Basuki Rahmat meningkat 100 persen di booking oleh para jemaah.
“Ada kenaikan pas di hari Sabtu 21 Januari 2023 karena pada tanggal tersebut ada Haul Akbar. Okupansi meningkat 100 persen bukan karena Imlek tapi karena peserta Haul Akbar yang menginap,” kata General Manager Whiz Prime Hotel Aziz Sismono. [luc/but]






