Surabaya (beritajatim.com) – Nyeri punggung merupakan masalah kesehatan yang tidak hanya dialami oleh orang tua, namun juga oleh banyak anak muda. Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit yang muncul di daerah tulang belakang, ligamen, atau syaraf di sekitar punggung.
Beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampaknya tidak berhubungan dengan punggung sebenarnya dapat menjadi penyebab utama rasa sakit ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga kebiasaan yang dapat memicu nyeri punggung pada usia muda.
1. Merokok
Merokok adalah salah satu kebiasaan yang sering dikaitkan dengan masalah kesehatan jantung dan paru-paru. Namun, sedikit yang tahu bahwa merokok juga dapat berkontribusi pada nyeri punggung.
Nikotin dalam rokok mengganggu sirkulasi darah, mengurangi pasokan oksigen dan nutrisi yang diperlukan oleh tulang belakang. Akibatnya, tulang belakang dapat mengalami pengikisan dan menimbulkan rasa sakit.
Benzena, yang merupakan residu dari pembakaran rokok, juga memiliki potensi merusak sumsum tulang. Paparan berkepanjangan terhadap benzena dapat mengganggu produksi sel darah merah dan berdampak buruk pada kesehatan tulang.
BACA JUGA: Salah Tidur Bisa Sebabkan Nyeri Punggung, Coba Terapkan 4 Posisi Ini
2. Posisi Tubuh yang Salah saat Mengangkat Barang
Cara Anda mengangkat barang berat dapat memiliki dampak signifikan pada kesehatan punggung. Banyak orang cenderung membungkuk dengan kaki lurus saat mengangkat barang berat, yang dapat menyebabkan cedera tulang belakang.
Sebaiknya, tekuk lutut saat mengangkat sesuatu dalam posisi membungkuk. Mengangkat beban dengan cara ini dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang dan mencegah cedera.
Aktivitas seperti mengangkat beban dari lantai atau bermain golf seringkali mengharuskan gerakan memutar tubuh, yang dapat menyebabkan nyeri pada punggung leher dan punggung bawah. Hindari mengangkat beban sambil memutar badan, dan selalu jaga agar beban tetap dekat dengan tubuh Anda.
3. Posisi Tidur yang Salah
Pola tidur yang salah juga dapat berkontribusi pada nyeri punggung. Saat tidur terlentang, tulang belakang dapat merileksasikan diri dan mengurangi ketegangan setelah seharian beraktivitas. Namun, tidur tengkurap dapat menyebabkan tulang belakang melengkung dan membuat otot punggung bawah menjadi tegang.
Jika Anda memiliki kebiasaan tidur tengkurap, letakkan bantal di bawah perut bagian bawah dan panggul Anda. Ini dapat membantu mengurangi tekanan pada cakram tulang belakang dan mengurangi risiko nyeri punggung.
Untuk mencegah nyeri punggung pada usia muda, penting untuk menghindari kebiasaan merokok, memperhatikan posisi tubuh saat mengangkat beban, dan memperhatikan posisi tidur yang benar. Juga, menjaga kebugaran fisik dengan latihan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko nyeri punggung.
Jika Anda mengalami nyeri punggung yang persisten, konsultasikan dengan dokter atau ahli fisioterapi untuk diagnosis dan perawatan yang tepat. Dengan perubahan gaya hidup yang sehat dan perhatian terhadap postur tubuh, Anda dapat mengurangi risiko nyeri punggung pada usia muda. (fyi/nap)






