Bojonegoro (beritajatim.com) – Calon Wakil Bupati Bojonegoro nomor 02, Nurul Azizah, kembali melakukan kunjungan ke pasar tradisional untuk berinteraksi dengan masyarakat dan para pedagang. Dalam kampanyenya, ia berkomitmen untuk merevitalisasi pasar tradisional agar mampu bersaing dengan pasar modern dan mendukung ekonomi lokal.
Nurul Azizah yang menjadi wakil dari Calon Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono mengunjungi Pasar Ngitik di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas. Kedatangannya disambut hangat oleh pedagang dan masyarakat, yang antusias menyambut dan berswafoto bersama cawabup asal Desa Sumbertalseh, Kecamatan Dander ini.
Nurul, yang akrab disapa, mengajak warga untuk berbelanja di pasar tradisional dan berdialog dengan para pedagang. Ia menekankan pentingnya menghidupkan pasar-pasar ini sebagai pendorong ekonomi masyarakat. “Pasar tradisional perlu revitalisasi agar lebih menarik dan menjadi pilihan utama,” ujarnya, Sabtu (5/10/2024).
Ia menggarisbawahi bahwa penataan dan penambahan fasilitas di pasar sangat penting untuk menciptakan kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang. “Dengan pasar yang bersih dan teratur, kami yakin lebih banyak orang akan datang berbelanja,” tambahnya.
Sebagai mantan Sekretaris Daerah Bojonegoro, Nurul memahami pengelolaan anggaran untuk meningkatkan pasar tradisional. Ia menyebutkan bahwa pembangunan pasar dapat didanai melalui bantuan keuangan desa. “Semua harus sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya.
Nurul juga mengungkapkan rencana program bantuan untuk pemberdayaan usaha perempuan dan pengembangan industri kecil menengah (IKM) dengan anggaran Rp 1 miliar per desa atau kelurahan. “Harapannya, pasar yang lebih baik akan meningkatkan keragaman produk yang dijual, didukung oleh bantuan modal,” pungkasnya.
Salah satu pedagang di Pasar Tanjungharjo, Warti memberikan apresiasi atas rencana revitalisasi pasar oleh calon bupati dan wakil bupati nomor 02. Ia percaya langkah ini akan menghidupkan pasar dan menjadikannya alternatif yang menarik bagi warga. “Pasar ini bisa menjadi pilihan utama untuk belanja kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Warti meyakini Nurul Azizah akan merealisasikan janji-janji tersebut setelah terpilih. “Dia orangnya apa adanya, jujur, dan tidak suka menipu,” katanya.
Sundari, pedagang lainnya, juga berbagi pengalaman positif tentang Nurul saat menjabat sebagai Sekda, di mana ia membantu mempercepat pengobatan temannya yang membutuhkan perhatian medis segera. “Berkat bantuannya, teman saya langsung ditangani oleh rumah sakit,” kenangnya. “Dia selalu sigap membantu orang lain, dan itu yang membuat banyak warga mendukungnya,” tutup Sundari. [lus/kun]






