Malang (beritajatim.com) – Nuning Nur Laila dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang mendapat juara pertama Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) Berprestasi atau ASN Award 2019.
Nuning pun mengungkapkan, dirinya tidak menyangka dapat menyabet penghargaan tersebut. Namun, dia tetap bersyukur atas penghargaan itu.
“Sama sekali tidak menyangka. Karena kualitas teman-teman saya tahu baik semua. Jadi kalau ini diberikan ke saya akan menjadi motivasi, untuk lebih baik lagi. Jadi harus di pertanggung jawabkan,” terang Nuning, ditemui usai menerima penghargaan di Pendopo Kabupaten Malang, Selasa (26/11/2019) siang.
Menurut Nuning, penghargaan ini akan dijadikan sebagai pelecut untuk meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi.
“Saya itu orangnya nriman, kalau saya lebih harapan kedepan harus lebih baik. Karena memberikan layanan terbaik ini lebih ke harga diri, bukan sekedar tuntutan pekerjaan,” tuturnya.
Nuning melanjutkan, dirinya tidak memiliki kiat khusus sehingga bisa mendapatkan penghargaan itu. Menurutnya, cukup menjalankan pekerjaan dengan baik.
“Saya percaya, Allah itu akan memberikan yang terbaik. Bahkan yang terburuk. Jadi ya berusaha untuk tidak ada beban, karena semua tahu pasti sudah direncanakan, dan karena tidak ada beban itu, saya akan memberikan yang terbaik,” beber Nuning.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tokoh”]
Selain Nuning, juara kedua ASN Award diraih oleh Ahmad Dzulfikar Nurrahman dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, kemudian juara tiga diraih Ristya Anggraini dari RSUD Kanjuruhan.
Sementara juara harapan satu diraih oleh Ragil Agung Cahyono dari Inspektorat Kabupaten Malang, juara harapan dua diraih Sophia Laily dari Bagian Organisasi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, dan juara harapan tiga adalah Eka Windy Pramita Ramdani dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Malang. [yog/but]






