Pamekasan (beritajatim.com) – Skuad Madura United FC ‘ngalap berkah’ dengan menggelar agenda silaturrahim ke Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Desa Potoan Dhaja, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Rabu (14/6/2023).
Agenda yang digagas dengan tagline ‘Madura United FC Nyantri’, tampak hadir jajaran petinggi tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Mulai dari Komut PT PBMB, Richard Erlangga, Komisaris Zia Ul Haq Abdurrahim, Dirut Annisa Zhafarina, hingga Manajer Tim Umar Wachdin.
Selain itu, juga tampak hadir seluruh pemain tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, termasuk juga jajaran ofisial tim hingga manajemen. Rombongan tim disambut ribuan santri beserta jajaran Pengurus Pesantren Al-Hamidiy Banyuanyar.
Bahkan rombongan tim Madura United juga disambut ramah oleh Pengasuh Pesantren Al-Hamidiy Banyuanyar, KH Mohammad Rofi’i Baidhowi, serta jajaran dewan pengasuh.
Baca Juga: Junior Brandão Lengkapi Slot 5+1 Legiun Asing Madura United
“Silaturrahim ini kita lakukan sebagai bentuk kedekatan Madura United dengan masyarakat, terutama dari kalangan pesantren. Sekaligus sebagai upaya ‘ngalap berkah’ menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2023-2024,” kata Richard Erlangga.
Selain itu, pihaknya juga berharap dukungan dan doa dari pengasuh pesantren maupun para santri, agar Madura United selalu diberikan keselamatan dan kemenangan dalam setiap laga yang dijalani.
“Tekad kami pada musim ini, tentunya harus tampil lebih baik dari musim sebelumnya. Hal itu juga sudah menjadi spirit dan motivasi dari tim,” ungkapnya.
Sementara Dewan Pengurus Pesantren Al-Hamidiy Banyuanyar, Lora Moh. Abbas Rofi’i menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran manajemen Madura United yang sudah berkenan berkunjung ke pesantren asuhannya.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen Madura United, termasuk jajaran tim ofisial, pelatih hingga pemain yang sudah berkenan berkunjung ke Pesantren Al-Hamidiy Banyuanyar,” kata Lora Moh. Abbas Rofi’i.
Baca Juga: Pelatih Madura United Nilai Program Terobosan PSSI Tingkatkan Kualitas Sepakbola
Bahkan ia juga sangat berharap silaturrahim tersebut terus berlanjut dan berkelanjutan. “Kedekatan tim dengan Pondok Pesantren khususnya dengan Ponpes Al-Hamidy, semoga bisa terus terjalin. Kami juga berharap Madura United pada kompetisi musim ini bisa menjadi juara,” pungkasnya.
Program bertema ‘Sehari Lebih Dekat, Selamanya Nyantri’, merupakan program yang biasa dilakukan Madura United menjelang kompetisi bergulir. Seperti program Madura United Nyantri di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Palengaan, Pamekasan, 2016 silam.
Bahkan dalam program tersebut, terdapat tiga pemain berbeda tinggal di Pesantren Bata-Bata selama tiga hari. Masing-masing Ahmad Maulana, Bayu Gatra Sanggiawan, serta Gilang Ginarsa. [pin/kun]






