Malang (beritajatim.com) – Bulan Ramadan semakin meriah dengan kehadiran Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Kecamatan Bungah, Gresik. Kegiatan “NgabubuRead” ini tak hanya menghadirkan ratusan buku, tetapi juga melibatkan mahasiswa asing dari Vietnam dan Jepang.
Bertempat di SMA Muhammadiyah 3 Bungah, acara ini dipenuhi berbagai kegiatan menarik. Mulai dari bermain game seru, berbagi takjil gratis, hingga mencoba tantangan bermain golf yang sukses mencuri perhatian para siswa.
Tak ketinggalan, sesi membaca bersama di Mobil KaCa juga menjadi daya tarik utama bagi para peserta. Kepala Humas UMM, Dr. M. Isnaini, M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara UMM untuk menyebarkan keceriaan Ramadan. Tidak hanya di Malang, program literasi ini juga menyapa berbagai kota lain, termasuk Gresik.
“Kami ingin Ramadan semakin bermakna. Tidak sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang bermanfaat seperti berbagi takjil, membaca buku, serta bermain games yang edukatif,” ujar Isnaini, Senin (10/3/2025) soal agenda beberapa hari lalu itu.
Menariknya, kehadiran mahasiswa asing dalam acara ini menjadi magnet tersendiri. Para siswa berkesempatan untuk berlatih berbicara bahasa Inggris langsung dengan mahasiswa dari Vietnam dan Jepang, membantu mereka mengasah keterampilan komunikasi tanpa rasa canggung.
UMM turut membawa ratusan buku melalui Mobil KaCa, mulai dari buku cerita, novel, hingga buku motivasi dan religi. Banyak siswa antusias karena menemukan buku-buku yang selama ini sulit mereka dapatkan.

Tidak hanya membaca, permainan golf mini yang disiapkan panitia juga sukses menarik perhatian. Banyak siswa penasaran dan mencoba permainan ini untuk pertama kalinya, menambah pengalaman ngabuburit mereka semakin berkesan.
Mahasiswa asal Vietnam, Hani, mengaku sangat senang bisa ikut dalam agenda NgabubuRead ini. Ia kagum dengan suasana Ramadan di Indonesia yang penuh kebersamaan.
“Di negara saya, tradisi ngabuburit seperti ini tidak ada. Seru sekali melihat bagaimana masyarakat benar-benar menikmati bulan puasa, dengan banyaknya pilihan makanan dan berbagai acara menarik di setiap sudut kota,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Nur Athira, siswi SMA Muhammadiyah 3 asal Malaysia. Ia mengaku menikmati seluruh rangkaian acara, terutama karena banyak doorprize menarik yang dibagikan.
“Tiba-tiba sudah Maghrib, padahal kami masih ingin terus bermain! Semoga acara seperti ini bisa diadakan setiap tahun, bahkan dikembangkan ke lebih banyak sekolah dan daerah lainnya,” harapnya dalam keterangan. (dan/but)






