Jember (beritajatim.com) – Seorang nelayan warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dibunuh dua orang nelayan lainnya pada saat pesta miras.
“Peristiwa terjadi pada Rabu, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 19.30 WIB, di pinggir Sungai Besini, Dusun Krajan Kulon, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Bobby Adimas Candra Putra , Rabu (27/8/2025).
Awalnya, korban berinisial AF (26) diajak ke alun-alun Puger oleh SP (36) dan MMS (38). “Salah satu tersangka adalah sepupu korban,” kata Bobby.
Mereka tak sekadar kongko, namun juga berpesta minuman keras. “Saat pesta miras itu, korban sempat memukul dua tersangka. Dua tersangka mencoba menenangkan dengan cara memiting korban,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Ajun Komisaris Angga Riatma.
AF kemudian pingsan. Melihat itu, SP dan MMS membawa AF ke Sungai Besini. Mereka mencoba menyadarkan AF dengan cara memandikannya. “Pakaian korban dilucuti dan HP ditaruh di jok sepeda motor,” kata Angga.
Setelah sadar, AF kembali mengamuk dan memukul SP dan MMS. “Karena masih dalam pengaruh miras, dua tersangka kesal dan menenggelamkan korban selama kurang lebih lima menit dalam air sungai,” kata Angga.
AF pun mengembuskan nafas terakhir. Melihat itu, SP dan MMS panik. Mereka membawa AF ke tengah sungai untuk dibiarkan terbawa arus. Keesokan harinya mereka ikut melaporkan hilangnya AF ke polisi bersama ibu korban. [wir]






