Pasuruan (beritajatim.com) – Guna meneruskan perjuangan petani di Indonesia Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Timur melakukan pergantian kepemimpinan. Pergantian kepemimpinan Pemuda Tani Indonesia Jawa Timur ini dilakukan di Pasuruan.
Ketua DPD Petani Jawa Timur yang terpilih Gufron Ahmad Yani mengatakan bahwa dirinya siap membawa perekonomian petani di wilayah Jawa Timur semakin meningkat. Pasalnya selama ini para petani selalu dianggap sebelah mata dan kurang makmur.
“Sebagai pemuda dan menjadi masa depan bangsa, sektor pertanian itu tak kalah penting dengan sektor pertahanan. Karena meskipun kita mempunyai alutsista banyak dan canggih, tapi kalau tentaranya lapar, tetap aja gak jalan,” kata Gufron, Jumat (11/10/2024).
Gufron mengatakan bahwa para pemuda tak perlu takut jika harus menjadi seorang petani. Karena selama ini petani di mata masyarakat selalu dianggap kumal dan kotor.
Gufron juga menjelaskan bahwa selama ini keluarga usaha tani sudah kehilangan sekitar satu juta keluarga. Berkurangnya keluarga tani ini dikarenakan para pemuda yang keluarganya sudah tidak mau menjadi petani.
“Sekarang hanya sekitar 10 persen pemuda tani ini yang usianya masih dibawah 40 tahun. Dan kami berharap pemuda tani bisa bergerak dan berjejak sebagai prasasti dan prestasi,” imbuhnya.
Selama ini para pemuda tani sudah menciptakan beberapa teknologi yang adaptif. Salah satunya dengan terciptanya traktoe digital dan peternakan sapi modern. [ada/aje]






