Malang (beritajatim.com) – Pameran Navastra x Designoholic 2024 menjadi wadah bagi mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS UM) untuk menampilkan karya seninya. Acara ini diadakan dalam rentan waktu cukup lama, yaitu 6-26 Mei 2024 di Gedung D18, D16 dan D14 FS UM.
Evynurul Laily Zen, S.S., M.A., Ph.D., Wakil Dekan 1 Fakultas Sastra menuturkan bahwa laporan telah menjadi kegiatan tahunan yang digelar rutin oleh fakultas. Tahun ini selain menampilkan karya seni mahasiswa, terdapat program kegiatan lainnya, seperti cosplay, workshop bazar, dan lomba.
“Navastra sudah menjadi acara tahunan yang dilakukan sebanyak dua kali sebanyak satu semester, yaitu Navastra Tutup Semester dan Navastra Sambut Semester,” ujar Evynurul dilansir dari laman UM Kamis (9/5/2024).
Navastra x Designoholic 2024 ini menjadi Navastra Tutup Semester yang diadakan sebagai bentuk apresiasi dan wadah kreativitas kepada mahasiswa Sastra UM. Seluruh mahasiswa sastra dapat menampilkan karyanya.
Dengan memberi peluang pada mahasiswa untuk menampilkan karya seni mereka, maka acara pameran ini juga ikut mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) ke-9 untuk memajukan industri pada sektor seni dan budaya. Menurut Evy, Inovasi dari karya seni yang dihasilkan oleh mahasiswa FS ini menunjukkan potensi dan bakat yang luar biasa.
“Acara ini mampu menarik perhatian industri kreatif dan memberikan kesempatan untuk berkembang karir di bidang tersebut setelah mereka lulus. Pameran ini bukan hanya pameran seni biasa, melainkan pameran ini merupakan pameran pembelajaran yang ada di Fakultas Sastra,” katanya.
Karya yang ditampilkan bukan hanya seni, melainkan juga bahasa dan pembelajaran bahasa. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu agar hasil karya mahasiswa yang dipamerkan berlangsung maksimal.
“Ada pementasan teater mini dan pemutaran film yang keduanya merupakan contoh produk pembelajaran. Pameran ini kami anggap sangat penting dalam pembelajaran Sastra, karena selain sebagai pameran pembelajaran, pameran ini digelar untuk tujuan branding kepada publik tentang identitas sastra,” lanjutnya.
Adapun tujuan lain untuk menumbuhkan semangat interdisipliner antar Prodi Sastra maupun lintas Fakultas Sastra. Selain itu, Evy harapan dengan adanya pameran ini mahasiswa Sastra dapat lebih termotivasi membuat karya yang lebih baik lagi karena karya tersebut akan mendapatkan penilaian publik secara otentik. [dan/aje]






