Surabaya (beritajatim.com) – National Hospital Surabaya meluncurkan layanan self payment counter sebagai bagian dari upaya untuk mempermudah proses pembayaran. Inisiatif ini adalah salah satu cara untuk mengikuti perkembangan zaman yang semakin cepat.
“Jadi pada hari ini pada hari Selasa tanggal 11 Maret kami National Hospital meluncurkan self payment counter,” ungkap CEO National Hospital, Ang Hoey Tiong usai peluncuran self payment counter di National Hospital Surabaya, Selasa (11/3/2025).
Dia menambahkan bahwa ini merupakan bentuk komitmen pihak rumah sakit untuk terus berinovasi, memberikan pelayanan yang lebih simpel, dan sesuai dengan tema rumah sakit yakni “Seamless National Hospital”.
Peluncuran layanan ini juga bersamaan dengan pencapaian penting bagi National Hospital yang berhasil meraih dua penghargaan prestisius dari Global Health Asia Pacific.
“Bulan lalu kami mendapatkan award dari Global Health Asia Pacific, yaitu sebagai salah satu memiliki Center of Excellence Brand and Spine dan yang kedua adalah kita Best Hospital untuk Best Value Hospital di Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Manager IT National Hospital, Yohanes, menjelaskan bahwa layanan self payment counter hadir untuk menjawab masalah antrian panjang yang sering terjadi dalam proses pembayaran. Dengan adanya mesin kios, pasien kini dapat mengurangi waktu tunggu dan melakukan proses check-in serta pembayaran secara mandiri.
“Melihat adanya cukup banyak antrian dalam pembayaran, tim IT kami menawarkan mesin kios yang membantu pasien untuk mengurangi antrian,” jelas Yohanes.
Yohanes menambahkan bahwa dengan adanya kios ini, pasien bisa langsung menuju ke mesin untuk check-in dan melakukan pembayaran melalui EDC atau QRIS, tanpa perlu bertemu dengan admin.
“Ini sangat memangkas waktu ya. Jadi kalau pasien mau tanpa antri, bisa langsung ke kioska untuk check-in dan pembayaran. Tapi kalau mereka masih mau menuju ke tempat admin untuk pembayaran manual, mereka bisa mengambil antrian juga,” tutur Yohanes.
Dengan adanya layanan ini, National Hospital Surabaya berharap dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi pasien, sambil terus meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan.
Yohanes juga memastikan bahwa semua layanan rumah sakit dapat diakses melalui mesin kios, memberikan pengalaman yang lebih cepat dan efisien bagi pasien. “Semua layanan bisa dibantu dari mesin ini,” tandasnya.[asg/ted]






