Surabaya (beritajatim.com) – Hujan sudah mengguyur sebagian besar Kota Surabaya. Untuk mengantisipasi banjir, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Surabaya melakukan beberapa langkah agar kegiatan masyarakat Surabaya tidak terganggu.
Ketua BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG agar selalu mendapatkan informasi terkait prakiraan cuaca setiap harinya. “Sehingga setidaknya kita bisa mendapat info-info peringatan dini cuaca yang bisa kita sampaikan ke masyarakat,” kata Ridwan, ketika dikonfirmasi, Kamis (13/10/2022).
Selain itu, kata Ridwan, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) juga telah melakukan pelebaran gorong-gorong di seluruh wilayah Surabaya dalam waktu beberapa hari terakhir. Hal tersebut, lanjut dia, dilakukan agar ketika terjadi hujan lebat, air tidak lagi menggenang dan menjadi banjir.
[berita-terkait number=”3″ tag=”banjir-surabaya”]
Namun, dapat dengan mudah mengalir ke selokan-selokan. “Normalisasi saluran dan pembuatan sudetan harapannya agar ketika hujanya lama, air bisa cepat mengalir dan tidak terjadi banjir. Pak Wali Kota minta November 2022 selesai,” jelasnya.
Ridwan juga telah memerintahkan anggotanya untuk selalu menyiapkan peralatan penyelamatan yang ada. Supaya ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, dapat segera digunakan. “BPBD juga selalu memonitor cuaca dan mengecek peralatan peralatan yang harus siap digunakan saat di butuhkan,” ujar dia.
Lebih lanjut, seluruh OPD Pemkot Surabaya bakal menggelar rapat pada, Selasa (18/10/2022) mendatang. Mereka akan membahas langkah-langkah dalam menghadapi bencana. Di sisi lain, Ridwan pun mengimbau agar masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan selokan dan mengecek kondisi rumah, untuk menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem. [ang/suf]






