Banyuwangi (beritajatim.com) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi menetapkan sebanyak 67 titik lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri yang tersebar di berbagai kecamatan.
Penetapan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan bagi warga Muhammadiyah dalam menunaikan ibadah salat Id yang jatuh pada 19 Maret 2026.
Sekretaris Majelis Tabligh PDM Banyuwangi, Imron Effendi, menjelaskan bahwa data tersebut merupakan hasil himpunan dari seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Banyuwangi. “Dari 25 Cabang Muhammadiyah, data yang masuk sebanyak 67 titik lokasi penyelenggaraan Salat Idulfitri,” ujarnya.
Menurut Imron, penyebaran lokasi Salat Idulfitri ini diharapkan dapat memudahkan warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum untuk memilih tempat ibadah terdekat.
Selain itu, PDM Banyuwangi juga mengimbau agar seluruh jemaah tetap menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan salat berlangsung.
Lebih lanjut, Imron menyebut bahwa terdapat dua lokasi lapangan terbuka yang kembali digunakan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah kota, sebagaimana tahun sebelumnya.
“PCM Banyuwangi Kota menyiapkan dua lokasi salat Id, yakni di Taman Blambangan Banyuwangi dengan imam Hilmi Marzuki dan khatib Mundakir, serta di Lapangan SDN Kebalenan dengan imam dan khatib Samsul Hadi,” jelasnya.
Dengan tersebarnya puluhan titik lokasi ini, PDM Banyuwangi berharap pelaksanaan Salat Idulfitri dapat berjalan lancar, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah yang hadir. [kun]






