Surabaya (beritajatim.com) – Di hari keempat arus mudik di Stasiun Gubeng Surabaya, Senin (17/4/2023) menurun dibandingkan dengan hari sebelumnya. Terhitung sejak pagi hanya sekitar 10.000 penumpang yang menggunakan alat transpotasi kereta api.
Menurut Humas PT KAI Daops 8, Luqman Arif, per 17 April 2023, jumlah penumpang yang akan berangkat lewat KAI DAOP 8 adalah 13.807 penumpang. Dibanding dengan hari Minggu (16/5/2023) jumlah penumpang sebanyak 17.485 penumpang.
Tercatat keberangkatan penumpang dari tiga stasiun di Jawa Timur yakni Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 5.637, Surabaya Pasar Turi 4.539, dan keberangkatan dari Stasiun Malang sebanyak 4.057.
“Untuk hari ini memang sedikit menurun karena memang belum masa cuti lebaran tapi penurunan ini tidak drastis. Selama masa angkutan Lebaran Tahun 2023, KAI Daop 8 memberangkatkan 40 KA Jarak jauh reguler dan 9 KA tambahan. Masyarakat bisa mengakses update ketersediaan tempat duduk di aplikasi KAI Access,” ujarnya
“Sisanya merupakan penumpang yang naik dari Stasiun keberangkatan KA jarak jauh lainnya, seperti Stasiun Bojonegoro, Lamongan, Mojokerto, Bangil, dan Stasiun Wlingi,” terangnya.
Dibanding dengan tahun lalu, jumlah penumpang pada H-4 pelaksanaan mudik Lebaran, lebih banyak tahun ini. Di periode yang sama tahun 2022, jumlah penumpang sebanyak 39.061, sementara tahun ini sebanyak 69.376.
https://beritajatim.com/hukum-kriminal/mudik-aman-polres-malang-sediakan-tempat-penitipan-kendaraan-gratis/
Luqman pun mengimbau kepada para penumpang yang hendak mudik menggunakan KA agar berangkat lebih awal. Hal ini karena aktivitas jalanan sekitar stasiun mengalami kepadatan.
“Lalu lintas menuju stasiun macet, jadi pengaruh wakti tempuh, dulu misalnya mungkin 10-15 menit, tapi sekarang bisa lebih dari itu,” pungkasnya.
Lebih lanjut dikatakan Luqman Arief mengatakan, jumlah pemudik yang datang lebih banyak dari keberangkatan. Jumlah penumpang yang berangkat yakni 69.378. [way/but]






