Bangkalan (beritajatim.com) – Truk dengan muatan bata ringan mengalami kecelakaan yakni as roda patah tepat berada di jalan raya Blega, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Kamis (09/12/2021) pagi.
Akibatnya, jalan tersebut lumpuh total selama beberapa jam dan mengakibatkan kemacetan kendaraan dari dua sisi jalan nasional.
Kapolsek Blega, Iptu Muhammad Syamsuri menyebutkan, truk bernopol M 9491 UA itu mengangkut 50 ton bata ringan. Kelebihan muatan itu mengakibatkan AS truk patah.
“Truk tronton memuat batu bata ringan kurang lebih seberat 50 ton. Sehingga overload menyebabkan AS truk patah,” terangnya.
Kendaraan yang dikemudikan oleh Agus Wiyono warga Pamekasan itu melaju dari Surabaya hendak mengantarkan pesanan ke Pamekasan. Namun, truk berhenti berjalan di jalan raya Blega tepatnya di jalur proyek pengecoran jalan yang sedang dikerjakan saat ini.
Syamsuri menyebutkan, akibat truk tersebut tertahan di jalan raya menyebabkan jalan lumpuh total. Baik dari arah barat maupun arah timur. Sebab, di lokasi tersebut sedang diterapkan sistem contraflow karena ada proyek perbaikan jalan.
“Sebelum adanya truk mogok itu jalan di lokasi itu memang sudah macet panjang karena perbaikan jalan. Ditambah dengan kejadian tadi pagi, menyebabkan lumpuh total,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bangkalan”]
Ia juga menuturkan, petugas juga telah mengimbau para pengendara di pertigaan tangkel, agar masyarakat yang hendak menuju Sampang, Pamekasan dan Sumenep menggunakan jalur pantura.
“Dari Satlantas Polres Bangkalan sudah berada di Tangkel sejak pagi untuk mengalihkan jalur menuju ke utara,” tambahnya.
Beruntung, truk dapat segera dievakuasi ke pinggir jalan. Meski begitu, perlu waktu beberapa jam untuk memindahkan badan truk dengan muatan 50 ton batu bata itu.
“Sudah dipinggirkan truknya. Kendaraan sudah mulai berjalan namun tetap dengan sistem contraflow,” tandasnya. [sar/but]






