Magetan (beritajatim.com) – Dua orang pengunjung Telaga Sarangan mengalami luka-luka setelah motor yang dikendarai tertimpa batu dan jatuh ke telaga. Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (15/12/2023) pukul 16.45 WIB di sisi sebelah barat selatan area Telaga Sarangan.
Korban pertama adalah Bagas Budi Santoso (18), pelajar asal Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Korban mengalami luka robek di pipi kiri, tangan, dan kaki. Korban kedua adalah Nur Wahyu (15), pelajar asal Desa Pendem, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Korban mengalami patah kaki kanan dan robek di kepala.
Kronologi kejadian berawal saat Bagas dan Nur sedang mengendarai sepeda motor matic jenis PCX dengan nomor polisi AE 2954 JH dari arah barat ke timur mengelilingi Telaga Sarangan. Sesampainya di jalan barat Telaga Sarangan, tiba-tiba batu berukuran besar jatuh dari arah atas bukit mengenai Bagas.
Akibatnya, Bagas oleng dan menabrak pagar pembatas telaga sehingga jatuh ke dalamnya. Nur yang membonceng Bagas juga terjatuh ke telaga.
Kejadian tersebut sempat membuat panik pengunjung lain di sekitar lokasi. Warga san petugas langsung melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Bagas dan Nur berhasil dievakuasi meski mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo mengatakan, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD dr Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan medis. “Kondisi korban saat ini masih dalam penanganan tim medis,” kata Kuncahyo.
Kuncahyo mengimbau kepada pengunjung Telaga Sarangan untuk berhati-hati saat berada di sekitar telaga.
“Kami imbau kepada pengunjung Telaga Sarangan untuk berhati-hati saat berada di sekitar telaga. Kondisi saat kejadian itu tidak hujan ya,” pungkas Kuncahyo.
Beruntung, motor korban tak sampai terkena air dan langsung dievakuasi secara manual oleh warga dan petugas gabungan. [fiq/ian]






