Ringkasan Berita:
- Dua remaja meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Tuban.
- Sepeda motor Yamaha N-Max diduga selip hingga menabrak pohon sebelum pengendara terlempar ke jalur berlawanan.
- Pengendara motor kembali tertabrak truk tronton yang melaju dari arah berlawanan.
- Satu penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Tuban (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa terjadi di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, tepatnya di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha N-Max dan truk tronton yang melaju dari arah berlawanan.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistiono, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi S-4520-IK melaju dari arah barat menuju timur.
Motor tersebut dikendarai Aditya (15), warga Desa Pliweran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, dengan dua penumpang yakni Rafa (16) dan Daniel (14), yang juga berasal dari Kecamatan Palang.
“Semula kendaraan Yamaha N-Max Nopol S-4520-IK yang dikemudikan Aditya (15) Desa Pliweran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban yang berpenumpang Rafa (16) dan Daniel (14) asal Palang juga berjalan dari barat ke timur oleng ke kiri menabrak pohon di sisi kiri jalan,” ujar IPTU Eko Sulistiono, Rabu (17/6/2026).
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor terlempar ke sisi kanan jalan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah timur menuju barat melaju sebuah truk tronton bernomor polisi L-9981-UJ yang dikemudikan Raspani (48), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Pengendara sepeda motor kemudian kembali mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan truk tersebut.
“Akibatnya pengendara Aditya dan Rafa meninggal dunia di lokasi kejadian sedangkan Daniel mengalami luka-luka,” kata Eko Sulistiono.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, jenis kecelakaan dikategorikan sebagai Out of Control (OOC) atau kendaraan kehilangan kendali hingga menabrak pohon sebelum terjadi benturan lanjutan dengan kendaraan lain.
Akibat kecelakaan tersebut, dua remaja meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta. [dya/beq]






