Ringkasan Berita:
- Honda Vario milik Reynaldi (28) hilang saat diparkir di Klinik Garuda, Kota Probolinggo.
- Pencurian terjadi Jumat (4/9/2026) malam ketika korban membawa istri dan anaknya berobat.
- Rekaman CCTV memperlihatkan dua pelaku, satu bertugas mengawasi dan satu lainnya mengambil motor.
- Keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Artikel
Probolinggo (beritajatim.com) – Motor Honda Vario milik Reynaldi (28), warga Kelurahan Triwung, Kota Probolinggo, raib dicuri saat dirinya bersama istri dan anak hendak memeriksakan kesehatan di Klinik Garuda, Jalan Brantas, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
Pencurian tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Aksi pelaku bahkan terekam kamera CCTV yang terpasang di sekitar klinik.
Marlina (36), kakak Reynaldi, mengatakan adiknya datang ke Klinik Garuda sekitar pukul 19.00 WIB untuk memeriksakan anaknya yang sedang sakit. Motor kemudian diparkir di area klinik.
“Adik saya datang ke sini untuk memeriksakan kesehatan anaknya. Datang sekitar jam 7 malam, kemudian motornya diparkir. Saat keluar hendak pulang, motornya sudah tidak ada,” ujar Marlina saat ditemui, Sabtu (5/9/2026) siang.
Setelah mengetahui motor hilang, pihak keluarga meminta pengelola klinik memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat pencurian dilakukan oleh dua orang.
“Dari CCTV terlihat ada dua pelaku. Satu orang standby di pinggir jalan, sementara satu lagi yang mengeksekusi motor,” katanya.
Dalam rekaman CCTV, pelaku yang mengambil motor terlihat sempat mengalami kesulitan saat menjalankan aksinya. Pada saat bersamaan, seorang pasien perempuan yang baru datang ke klinik juga sempat berbicara dengan pelaku.
Menurut Marlina, perempuan tersebut diduga tidak mengenal pelaku. Setelah berinteraksi dengan orang tersebut, perempuan itu bahkan terlihat kebingungan.
“Katanya setelah ditelepon, dia seperti orang linglung. Tapi kami tidak tahu apakah memang ada kaitannya dengan aksi pencurian atau tidak,” ungkapnya.
Marlina menyebut pelaku yang mengambil motor mengenakan helm, jaket, dan celana berwarna hitam. Kondisi tersebut membuat wajah pelaku tidak terlihat jelas dalam rekaman CCTV.
Setelah berhasil membawa kabur motor korban, pelaku kemudian melarikan diri ke arah selatan menuju Jalan Prof Hamka.
“Setelah motor berhasil dibawa, pelaku kabur ke arah selatan atau Jalan Prof Hamka. Jadi tidak sempat dikejar,” jelasnya.
Aksi pencurian berlangsung ketika kondisi klinik relatif sepi. Padahal, menurut Marlina, Klinik Garuda biasanya cukup ramai oleh pasien.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban telah melaporkan kasus pencurian motor itu kepada kepolisian di Mapolres Probolinggo Kota.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Tadi katanya petugas mau datang ke sini, makanya sampai sekarang masih saya tunggu,” pungkas Marlina. [rap/beq]






