Surabaya (beritajatim.com) – Wahyu Novi Arini (28) warga Jl Gemol, Wiyung, Surabaya, pengemudi ojek online (ojol) yang sempat kehilangan sepeda motornya saat mengambil orderan di kawasan Pakuwon Trade Center beberapa waktu lalu, mendapatkan sepeda motor baru dan bantuan uang dari Presiden Jokowi, Senin (13/2/2022).
Motor merk Honda Beat tersebut langsung diberikan kepada Novi lewat Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan. Diwawancarai awak media, Ibu dua anak ini mengaku tidak menyangka, peristiwa yang menimpanya akan viral di media sosial dan mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo serta Istrinya Iriana Joko Widodo.
“Terima kasih Bapak Presiden Jokowi dan Ibu, atas perhatiannya. Kami tidak menyangka mendapat perhatian yang sangat besar atas musibah yang kami alami terima kasih,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Novi bercerita, sebelumnya ia bekerja sebagai guru privat sempat mengalami kesulitan ekonomi dampak dari COVID-19. Ia pun memutuskan langsung banting stir sebagai pengemudi ojek online setelah BPKB motornya digadaikan ke Bank.
“Sebelumnya saya mengajar privat dan suami jualan. Karena musibah COVID-19, tidak ada anak yang privat lagi, dan tempat suami jualan juga tutup sehingga saya menjadi driver ojek online,” ungkapnya.
Ia pun harus kehilangan sepeda motor di hari pertama menjadi driver. Ia mengakui dirinya teledor dengan memarkir motornya di tempat yang tidak resmi, sehingga hilang saat mengambil order Gofood di kawasan Pakuwon Trade Center (PTC).
“Ini menjadi pembelajaran bagi saya dan masyarakat lainnya, karena keteledoran saya memarkir kendaraan di tempat yang tidak resmi. Dan itu motor saya satu satunya,” ucapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”curanmor”]
Selain mendapat motor dari Presiden Joko Widodo, Wahyu Novi Arini juga mendapat hadiah dari Ibu Negara Iriana Joko Widodo berupa amplop untuk digunakan pembayaran hutang kreditnya. Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan berharap supaya motor yang diberi oleh presiden Jokowi bisa bermanfaat dan membantu.
“Motor ini adalah amanah langsung dari Bapak Presiden RI Joko Widodo. Dan Ini juga ada amanah dari ibu Presiden, semoga bermanfaat dan segera dibayarkan untuk kreditnya,” ucap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan.
Yusep mengimbau kepada masyarakat, agar saat memarkir kendaraannya diparkirkan di tempat yang resmi, sebagai antisipasi dari hal yang tidak diinginkan. “Kepada seluruh Masyarakat khususnya di Surabaya, agar memarkir kendaraannya ditempat yang resmi, untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan, dan kita harus bersama sama menjaga Kamtibmas di kota ini,” imbaunya.
Pihaknya juga sudah memerintahkan kepada Kasat Reskrim dan Kanit jajaran untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku serta melakukan pengetatan pengawasan dari tindak kriminal. “Anggota sudah melakukan penyelidikan dan secepatnya melakukan penangkapan terhadap pelaku,” pungkas mantan Kapolres Jombang ini. [ang/suf]






