Banyuwangi (beritajatim.com) – Satlantas Polresta Banyuwangi memberhentikan sejenak pengendara motor dan mobil yang melintas di sejumlah ruas jalan Banyuwangi, Minggu (17/8).
Bukan untuk ditilang, namun momen tersebut dilakukan untuk meminta warga turut memperingati HUT RI ke 80.
KBO Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Ahmad Nuryani mengatakan tindakan ini adalah bagian dari upaya menanamkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme di tengah masyarakat.
Pengendara diminta berdiri dengan sikap tegak, dan memberikan penghormatan kepada bendera merah putih yang dikibarkan serta bersama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia.
“Pada momen yang sangat bersejarah ini, kami ingin masyarakat, terutama yang sedang berkendara, tetap bisa merasakan semangat kemerdekaan dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa ini,” kata Ahmad.
Pengibaran bendera diiringi dengan penghentian sementara arus lalu lintas di beberapa titik strategis. Diantaranya simpang lima Banyuwangi, simpang empat Cungking, dan simpang empat Patung Kuda.
Petugas dengan sigap menghentikan kendaraan yang melintas tepat diminta untuk turun sejenak dari kendaraan dan menghadap ke arah bendera merah putih sebagai bentuk penghormatan.
“Bagi kami, ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah momen penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, kita harus tetap ingat akan jasa-jasa para pahlawan,” terangnya.
Ahmad menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya Satlantas Polresta Banyuwangi untuk terus menjaga semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Menurutnya, meski kegiatan ini hanya berlangsung beberapa menit, dampaknya bisa sangat besar dalam membangkitkan rasa cinta tanah air.
“Semua ini kami lakukan demi menumbuhkan semangat nasionalisme, agar kita semua tidak melupakan arti penting kemerdekaan yang telah diraih dengan perjuangan keras oleh para pahlawan kita,” ujarnya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kemerdekaan dengan mengisi waktu dan kegiatan sehari-hari dengan hal-hal positif dan bermanfaat.
“Kita memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan ini dengan semangat dan langkah-langkah yang positif, sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya. [alr/aje]






