Banyuwangi (beritajatim.com) – Tak menyangka apa yang dilakukan oleh Bupati Ipuk Fiestiandani. Bupati Banyuwangi datang langsung di venue open paralayang, Gunung Menyan Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru.
Tak sekedar meninjau pelaksanaan Banyuwangi Open Paralayang, Liga Jatim Seri 2, namun dirinya juga turut menjajal olahraga ekstrem itu.
Bupati Ipuk terbang dari atas gunung api purba di ketinggian kurang lebih 750 Mdpl itu. Istri dari Menpan RB Abdullah Azwar Anas itu terbang bersama atlet paralayang nasional Ike Ayu Wulandari.
Saat terbang, Ipuk mengaku melihat langsung pesona keindahan Kecamatan Kalibaru dan sekitarnya. Panorama indah itu tersaji dari atas Gunung Menyan yang membuat kepincut siapa saja yang melihatnya. Bupati Ipuk terbang menikmati pemandangan tak kurang dari 20 menit.
“Pemandangan luar biasa. Keren. Kita bisa melihat hijaunya pegunungan dan hamparan perkebunan. Lebih jauh lagi kita bisa melihat kota Genteng dan sekitarnya. Bahkan, selat Bali,” ungkap Ipuk setelah mendarat dengan baik di areal datar di Desa Kalibaru Wetan.
Selain pemandangan indah dan luar biasa, naik paralayang dari Gunung Menyan Purba juga memberi tantangan tersendiri. Termasuk pengalaman yang asyik bagi para pecinta tantangan.
“Rugi kalau tidak pernah mencoba paralayang dari Gunung Menyan ini,” tuturnya.
Usai terbang bersama Bupati Ipuk, Ike Ayu Wulandari mengaku venue Gunung Menyan cukup unik. Menurutnya, landasan paralayang tersebut memiliki keistimewaan tersendiri bagi pecinta olahraga dirgantara tersebut.
BACA JUGA:
Saat Jagoan Tani Banyuwangi Pamer Inovasi
“Posisi gunungnya memungkinkan untuk melakukan penerbangan ke berbagai arah. Angin pun sangat menunjang dari sisi barat ataupun timur,” ungkapnya.
Bahkan, dirinya menyebut lokasi itu nyaris mirip dengan karakteristik venue di negeri Kangguru, Australia.
“Ini mirip saat saya berada di Australia,” ungkap Ike yang pernah meraih medali perak di ajang Asian Games 2018 lalu. [rin/but]






