Ponorogo (beritajatim.com) – Warga Desa Nglarangan Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo, pada hari Senin (31/10) sore kemarin digegerkan dengan adanya sebuah mobil berwarna hitam yang berada di puncak gunung Gombak yang berada di desa setempat. Mobil Suzuki APV dengan nomor polisi M 1693 AT itu ternyata tersesat di gunung.
“Kemarin memang ada mobil berwarna hitam yang tersesat berada di puncak gunung Gombak Desa Nglarangan,” kata Kepala Desa Nglarangan, Parwan saat dihubungi beritajatim.com, Selasa (1/11/2022).
Parwan menceritakan bahwa mobil tersebut milik Acip Utomo, warga Desa Desa Ngumpul Kecamatan Balong Ponorogo. Yang bersangkutan merupakan penjual degan kelapa keliling. Dia tersesat sampai puncak gunung Gombak itu, karena salah jalur jalan yang digunakan untuk menuju tujuannya di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman.
“Mobil berjalan dari arah simpang Dengok ingin ke Desa Ngrandu. Namun, ada penutupan jalan di Desa Dengok dan Desa Bringin. Nah, Ia kemudian bertanya jalan alternatif kepada warga,” katanya.
Petunjuk dari warga sebenarnya benar, ada jalan alternatif untuk menuju Desa Ngrandu. Namun, pemilik mobil salah beloknya. Harusnya masih lurus, namun yang bersangkutan sudah belok, sehingga menyebabkan dirinya menuju jalan ke gunung Gombak. Disana memang ada akses jalan paving, karena di puncak ada makam Tumenggung Brotonegoro, salah satu Bupati Polorejo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
“Jadi bukan disesatkan Google Maps, tanya ke warga, namun harusnya lurus, yang bersangkutan belok hingga menuju atas gunung Gombak,” katanya.
Dirasa salah jalan, pemilik mobil yang kemarin itu sudah mulai gelap, dirinya jalan kaki turun ke bawah dan menceritakan ke warga. Sehingga oleh warga, pemilik mobil diantarkan ke rumahnya yang di Desa Ngumpul dan mobil dibiarkan diatas gunung.
“Jalan ke puncak sempit cuma bisa satu mobil saja, sehingga evakuasi penurunan mobil dilakukan hari ini,” pungkasnya. [end/but]






