Kediri (beritajatim.com) – MKSO Kebun Dhoho, unit usaha hasil Kerjasama Operasional antara PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan PTPN I, menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada gula nasional serta memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar.
General Manager PT SGN MKSO Kebun Dhoho, Sri Pratomo, menegaskan bahwa pihaknya berfokus pada penciptaan nilai tambah (value creation) bagi seluruh stakeholder.
“Kebun Dhoho memiliki berkomitmen untuk memberikan nilai tambah (value creation) bagi segenap stakeholder. Yaitu dengan menghasilkan produk bahan baku tebu berkualitas untuk mensupport kecukupan produksi pabrik gula,” ujarnya, pada Rabu (30/4/2025).
Kebun Dhoho mengelola lahan seluas 5.805,59 hektare yang tersebar di dua rayon, yakni Rayon Dhoho I di Kecamatan Plosoklaten seluas 2.055 Ha dan Rayon Dhoho II seluas 3.750 Ha di wilayah Kabupaten Kediri, Tulungagung, dan Blitar.
Kualitas tebu yang dibudidayakan Kebun Dhoho didukung oleh Pusat Penelitian Tebu (Puslit) Jengkol yang menghasilkan varietas unggulan setiap tahun.
“Didukung dengan laboratorium pusat penelitian (Puslit) tebu Jengkol yang menghasilkan varietas tebu unggulan produktivitas gula per hektar terbaik setiap tahun dari semua Kebun di wilayah kerja Kebun Dhoho,” lanjut Sri Pratomo.
Selain produksi, Kebun Dhoho juga fokus pada kontribusi sosial. Sri Pratomo menyebutkan bahwa pihaknya memberikan lapangan kerja besar-besaran, baik saat musim tanam maupun musim tebang.
“Dengan mengelola lahan seluas 5.805,59 Ha, MKSO Kebun Dhoho memberikan lapangan pekerjaan dan penyerapan tenaga kerja lokal untuk budidaya lahan sampai dengan masa panen tebu,” imbuhnya.
Lanjut dia, MKSO Kebun Dhoho memperkerjakan tenaga tebang pada saat musim tebang setiap tahun dengan jumlah sekitar 1.500 orang penebang dan mempekerjakan tenaga tanam kebun sebanyak 1.422 orang yang berasal dari sekitar wilayah kebun.
“Dan ini menjadi komitmen kami untuk memberi manfaat kepada masyarakat sekitar kebun,” tegasnya.
Melalui sinergi antara produksi berkualitas dan dampak sosial yang luas, MKSO Kebun Dhoho berupaya menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya komoditas gula, di Indonesia. [nm/ted]






