Surabaya (beritajatim.com) – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Surabaya Timur mendorong Dinas Pendidikan setempat untuk meninjau kembali proporsi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Surabaya 2024.
Menurut Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Timur, Wiwik Wahyuningsih, keadilan dalam sistem pendidikan harus menjadi landasan utama. Oleh karena itu, Dispendik Surabaya diharapkan dapat memodifikasi proporsi penerimaan dalam PPDB tahun depan.
“Usulan saya adalah membagi proporsi PPDB 2024 menjadi 40 persen jalur prestasi, 30 persen zonasi, 25 persen afirmasi, dan sisanya untuk perpindahan orang tua siswa,” ungkap Wiwik pada Rabu (6/12/2023).
BACA JUGA:
MKKS Sebut Masih Ada SMP Negeri Buka PPDB Meski Tutup
Wiwik menegaskan pentingnya sekolah swasta dalam menarik siswa berprestasi. Hal ini, menurutnya, akan memberikan kesempatan bagi sekolah swasta untuk menerima siswa yang memiliki potensi.
“Setiap lembaga pendidikan berhak atas layanan dan fasilitas terbaik,” tambah Kepala SMP Untag Surabaya ini.
BACA JUGA:
Begini Cara MKKS SMK Swasta Surabaya Gaet Calon Siswa Baru
Meski demikian, MKKS Surabaya Timur akan tetap mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, khususnya Permendikbudristek No. 1 tahun 2021.
“Penekanan pada afirmasi bagi keluarga kurang mampu juga perlu menjadi perhatian utama bagi sekolah negeri,” tutupnya.[asg/beq]






