Surabaya (beritajatim.com) – Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Kemdikbudristek melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah.
Digelar di kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), monev ini melibatkan tim peneliti dari 14 perguruan tinggi vokasi (PTV) di Jatim. Dikatakan Tik Pakar Alan Koropitan, bahwa PTV Jatim telah melakukan proses panjang dalam pengolahan data.
“Meski belum berurutan namun masih sesuai dengan track. Hanya ada kekurangan pada proses dokumentasi agar dapat mendukung analisis dan tentunya menghasilkan feedback, dengan hasil akhir 2 drivers, ekonomi dan teknologi,” kata Alan, Sabtu (16/3/2024).
Sementara Perwakilan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Yuni Wibowo menyampaikan, dari sisi pembiayaan program, Konsorsium PTV Jatim relatif baik. Hanya perlu melengkapi sejumlah lampiran saja.
“Mengelola pendanaan untuk program yang berkaitan dengan PTV merupakan tantangan untuk kami. Walau hanya sebatas pengelolaan pendanaan, justru hal itu butuh pertanggung jawaban secara moral,” katanya.
“Berapapun dana yang digunakan dalam program ini, harapannya program yang berjalan menggunakan dana masyarakat, hasilnya harus lebih baik,” sambungnya.
Di kesempatan sama, Tim Pakar dan Monev yang terdiri dari Heddy R. Agah, Alan Koropitan, Yoggi Herdani dan Iqbal Tawakal serta dua Perwakilan LPDP, Yuni Wibono dan Nisrina Bahiya Kesuma menyampaikan apresiasinya terhadap progres riset Konsorsium PTV Jatim dalam beberapa bulan ini.
Disampaikan bahwa apa yang sudah dikerjakan sejauh ini sudah sangat baik, dengan berbagai capaian. Baik dari sisi analisis data hingga pemrosesan data.
Sedangkan Direktur PENS Aliridho Barakbah mengaku bangga dengan kerja keras tim peneliti 14 PTV di Jatim. Menurutnya, hal ini akan memiliki manfaat jika hasil penelitian diberikan kepada pemerintah daerah.
“Selain itu dapat juga menjadi praktek baik yang dapat diadopsi oleh politeknik lainnya yang ada di Indonesia,” tutur Aliridho. [ipl/kun]







1 Komentar
Semoga menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar, bisa bermanfaat dan menjadikan kesejahtetaan dan kemakmuran sekitar PENS dan lainnya, aamiin.