Yogyakarta (beritajatim.com)– Nasib mujur tak berlama lama datang pada diri Elwizan Aminudin (42). Pasalnya dirinya yang selama ini menyamar sebagai dokter gadungan di klub sepakbola PSS Sleman Yogyakarta kini terancam meringkuk di hotel prodeo akibat perbuatannya. Mirisnya lagi dokter gadungan PSS Sleman ini menangani pemain yang cidera sebelumnya berprofesi sebagai seorang kondektur bus.
Kasat Reskrim Polresta Sleman Yogyakarta, AKP Riski Adrian menuturkan dokter gadungan yang telah sekian lama menangani pemain yang cidera di PSS Sleman ini bernama Elwizan Aminudin. Selain seorang kondektur bus dirinya juga merupakan seorang penjual toko kelontong.
Ironisnya lagi Elwizan Aminudin tidak hanya menangani pasien yang kebanyakan adalah pemain PSS Sleman saja namun dirinya pernah menjadi dokter di sejumlah klub sepak bola liga Indonesia bahkan pernah masuk menjadi tim dokter Timnas Indonesia U-19.
Kasat Reskrim Polresta Sleman menyatakan Elwizan Aminudin sebelum melamar pekerjaan di PSS Sleman menjadi dokter gadungan bagi pemain sekian lama dirinya merupakan seorang kondektur bus di kawasan Tangerang.
“Sebelum bekerja sebagai dokter gadungan di beberapa tim sepak bola itu, dia bekerja sebagai kondektur bus kota di daerah Tangerang. Selain itu dirinya juga usaha yakni toko kelontong,” ujar Kasat Reskrim Polresta Sleman melansir portal resmi Polresta Sleman Rabu (31/1/2024). [aje]






