Jember (beritajatim.com) – Saat kandidat bupati dan wakil bupati menyapa warga untuk menyosialisasikan program maupun capaian kerja dalam kampanye pemilihan kepala daerah, Muhammad Balya Firjaun Barlaman, calon wakil bupati nomor urut 1, justru lebih banyak diundang warga Kabupaten Jember, untuk pengajian.
“Saya kan ada kegiatan rutin mengaji. Jadi saya mengaji saja. Saya diundang ke sana kemari, pagi, siang, malam untuk mengaji, bukan kampanye. Toh orang sudah tahu kalau saya maju (pencalonan pilkada), walau saya tidak kampanye an sich,” kata Firjaun, Rabu (2/10/2024).
“Warga mengundang kami. Mereka setengah memaksa, sehingga kami mengatur jadwal. Dalam sehari, ada dua hingga tiga kali undangan. Paling banyak malam. Saya sendiri belum menginisiasi pertemuan,” kata pria yang akrab disapa Gus Firjaun ini. Sakiug banyaknya undangan, jadwal pengajian hingga November 2024 sudah penuh,
Hari ini, Firjaun menghadiri pengajian yang diikuti 400 orang jemaah hotmil quran dan taklim Qolbun Salim, di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. “Acaranya khataman Alquran. Saya sampaikan permohonan bantuan doa agar saya dan Pak Haji Hendy (Siswanto) bisa memberikan manfaat lebih baik dan lebih banyak lagi untuk umat, serta selamat dunia-akhirat,” katanya.
Pengurus jemaah taklim itu sendiri yang kemudian bercerita soal kondisi desa tersebut selama Hendy-Firjaun memerintah. “Kami dulu sebelum pemerintahan Pak Hendy dan Gus Firjaun, jalan di Andongsari rusaknya luar biasa, Sampai saya pernah terjatuh. Alhamdulillah sekarang ini sudah dibenahi, sudah baik. Ini manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Firjaun menirukan ucapan sang pengurus.
Pengurus itu kemudian mengajak warga untuk kembali memilih Hendy-Firjaun, pasangan nomor urut 1. “Saya sendiri tidak secara langsung mengajak. Saya hanya minta doa restu, karena saya yakin semua orang punya hati. Kalau hati sudah dibelokkan oleh Yang Kuasa, walaupun semua orang menginginkan ke utara, kalau hatinya ke selatan, ya ke selatan,” kata Firjaun.
Setelah di Andongsari, Firjaun mengisi pengajian di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, pada malam harinya untuk merayakan Maulud Nabi. Sebagaimana di Andongsari, dia meminta doa restu kepada masyarakat agar bisa memberikan manfaat.
Solehudin Yusuf, pembina Padepokan Salsabiel di Desa Balung Lor, membenarkan jika Firjaun lebih banyak memberikan petuah tentang agama. “Ini agar masyarakat lebih mendahulukan kehendak Tuhan,” kata Firjaun.
Hendy-Firjaun diusung PDI Perjuangan dalam pilkada kali ini. Mereka menghadapi duet Muhammad Fawait dan Djoko Susanto yang diusung koalisi tujuh partai parlemen dan tujuh partai nonparlemen. [wir]






