Kota Kendari (beritajatim.com) – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerahkan bantuan dan pelatihan wirausaha kepada 131 penyandang disabilitas di Sentra Meohai Kendari pada Selasa (2/4). Bantuan dan pelatihan ini diharapkan dapat membantu mereka meningkatkan keterampilan dan taraf hidup.
“Saya ingin membantu memudahkan kehidupan teman-teman untuk masa yang akan datang. Kita maksimalkan kemampuan kita. Kenyataannya banyak anak-anak yang berhasil,” tutur Mensos menyemangati para penerima bantuan.
Pelatihan Wirausaha untuk Disabilitas
Sebanyak 131 penerima manfaat mengikuti pelatihan di berbagai bidang, seperti pelatihan Tata Boga yang saat ini digemari dan menjadi tren berupa membuat bingsoo Korea, milkshake, kudapan dari cornflakes, Tokyo banana, frozen food dan sebagainya.
Adapula pelatihan kerajinan tangan seperti menjahit pouch, tas, dompet dan sebagainya. Selanjutnya produk kreatif seperti tata cara mengambil foto produk supaya lebih menarik dan Instagramable untuk ditawarkan.
Bantuan Alat Bantu Disabilitas
Tak hanya memberikan bantuan wirausaha, Kemensos juga memberikan alat bantu disabilitas. Sebanyak 55 penerima manfaat menerima alat bantu, seperti:
14 alat bantu dengar (ABD)
20 tongkat adaptif
11 handphone disabilitas
6 Gruwi (gelang rungu wicara)
4 Grita (gelang disabilitas grahita)
Dorongan untuk Berwirausaha
Mensos Risma mendorong para peserta pelatihan untuk memanfaatkan sisa bulan Ramadhan untuk berjualan hasil karya mereka. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka mendapatkan penghasilan tambahan.
“Masih ada sisa bulan puasa. Kalian mau kan jualan ini?” tanya Mensos Risma pada peserta pelatihan yang saat itu belajar membuat bingsoo.
Para peserta pun menyambut antusias ajakan Mensos untuk berwirausaha. [aje]






