Semarang (beritajatim.com) – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengimbau pemudik dengan mobil pribadi untuk membawa driver cadangan. Ini untuk menghindari kelelahan saat mengemudi jarak jauh.
“Sebaiknya yang berkendara jauh membawa driver reserve, cadangan, sehingga bisa bergantian di perjalanan. Jangan memaksakan diri dalam keadaan lelah,” kata Muhadjir ketika memantau arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa kemarin.
Muhadjir mengatakan kelelahan ditengarai jadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Terutama bagi para pemudik yang menempuh jarak jauh.
“Fakta sudah menunjukkan bahwa semakin jauh mudiknya, potensi kecelakaannya tinggi,” kata Muhadjir.
Baca Juga:
Muhadjir: Mudik Bersama Kurangi Resiko Kecelakaan
Data Kepolisian menunjukkan kecelakaan tertnggi saat mudik Idul Fitri 2022 terjadi di Jawa Timur. Setelah itu Jawa Tengah lalu Jawa Barat.
Hal ini diindikasi terjadi akibat faktor kelelahan pengemudi saat menempuh perjalanan jarak jauh. Semakin jauh jarak yang ditempuh, maka risiko kelelahan semakin tinggi.
Selain itu, Muhadjir juga mengimbau pemudik tidak berlama-lama di rest area untuk menghindari penumpukan kendaraan. Pemudik bisa menggunakan rest area untuk isi bahan bakar, beli makanan bekal, atau kebutuhan toilet.
Jika pemudik merasa kelelahan, dianjurkan untuk keluar ke exit toll terdekat. Kemudian mencari tempat-tempat khusus yang sudah disediakan Kepolisian untuk istirahat pemudik.
Baca Juga:
Blusukan ke Terminal, Muhadjir Cek Kesiapan Angkutan Lebaran
“Kalau memang betul-betul sudah sangat lelah, keluar di exit toll terdekat. Kaditlantas dan Pak Kapolda sudah menyiapkan tempat untuk beristirahat cukup lama, untuk tidur sejenak, sehingga ketika berkendara sudah fresh dan ketika masuk tol lagi tidak dikenakan biaya,” kata dia.
Muhadjir menegaskan pihaknya bersama Polri, TNI, dan sejumlah dinas terkait berupaya penuh meminimalisir angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2023. Dia juga mengajak pemudik berpartisipasi menjaga keselamatan masing-masing serta pengendara lain.
“Yang penting pesan saya, selamat dulu, selamat itu nomor satu. Karena kalau sudah aman, selamat, baru yang lain. Namanya gembira, suka cita, ketemu dengan keluarga itu setelah semuanya berjalan aman dan selamat,” ucap Muhadjir. [beq]






