Jember (beritajatim.com) – Pemerintahan Bupati Jember Muhammad Fawait menunjukkan arah pembangunan ekonomi yang bertumpu pada penguatan sektor riil, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan investasi daerah.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, berbagai kebijakan dan program memperlihatkan fokus pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi Kabupaten Jember secara bertahap dan berkelanjutan.
Salah satu strategi utama yang menonjol adalah penguatan ketahanan pangan. Dalam sejumlah agenda pemerintahan pasca-Lebaran 2025, Gus Fawait menempatkan sektor pangan sebagai prioritas penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Jember berupaya memastikan sektor pertanian tetap berjalan optimal sebagai penyangga ekonomi daerah. Fokus ini tidak hanya diarahkan pada produksi pangan, tetapi juga menjaga aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan yang selama ini bergantung pada sektor pertanian.
Di sisi lain, pemerintahan Muhammad Fawait juga memberi perhatian terhadap sektor perdagangan dan pelaku usaha kecil. Langkah pemerintah daerah terlihat diarahkan pada penguatan UMKM dan penciptaan wirausaha baru.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat miskin ekstrem melalui kolaborasi dengan Kementerian UMKM. Strategi tersebut menunjukkan pendekatan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan kesempatan ekonomi di tingkat masyarakat bawah.
Pemerintah Kabupaten Jember juga menempatkan koperasi sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat. Muhammad Fawait menargetkan koperasi di Jember dapat menjadi percontohan di Jawa Timur.
Langkah ini menunjukkan upaya memperkuat ekonomi berbasis komunitas dan memperbesar ruang partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif. Penguatan koperasi dipandang sebagai bagian penting untuk meningkatkan daya tahan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses usaha bagi pelaku ekonomi kecil.
Selain sektor kerakyatan, strategi pembangunan ekonomi Jember juga diarahkan pada peningkatan investasi. Pemerintah Kabupaten Jember mencatat nilai investasi sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran mencapai angka triliunan rupiah.
Gus Fawait memandang investasi sebagai stimulan penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah berusaha menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif agar aktivitas ekonomi di Jember terus berkembang dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Penguatan ekonomi daerah juga tampak dari perhatian pemerintah terhadap sektor unggulan Jember, termasuk industri tembakau cerutu. Kabupaten Jember adalah salah satu pemain kunci bisnis tembakau cerutu di Indonesia.
Pemerintah daerah berupaya menjaga keberlanjutan sektor ini karena memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari petani hingga industri pengolahan. Sektor perkebunan dan industri berbasis hasil pertanian tetap diposisikan sebagai bagian penting dalam struktur ekonomi daerah.
Dalam aspek fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Jember juga mendorong optimalisasi pendapatan daerah melalui percepatan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan. Pemerintah desa didorong lebih aktif agar target penerimaan daerah dapat tercapai. Kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap penguatan kapasitas fiskal daerah sebagai modal pembiayaan pembangunan ekonomi.
Strategi pembangunan ekonomi Muhammad Fawait juga dikaitkan dengan pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan program beasiswa untuk ribuan mahasiswa sebagai bagian dari investasi jangka panjang di bidang pendidikan.
Kebijakan ini memperlihatkan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya dilakukan melalui infrastruktur dan investasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas generasi muda agar memiliki daya saing lebih baik di masa depan.
Dalam momentum Hari Buruh 2026, Pemerintah Kabupaten Jember juga memperlihatkan perhatian terhadap kondisi pekerja dan dunia ketenagakerjaan. Situasi tersebut disebut sebagai sinyal kebangkitan ekonomi daerah.
Pemerintah berupaya menjaga hubungan industrial tetap kondusif di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Pendekatan ini menunjukkan strategi pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada angka pertumbuhan, tetapi juga stabilitas sosial dan kesejahteraan tenaga kerja.
Kinerja ekonomi Kabupaten Jember sendiri disebut sebagai yang terbaik di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur pada 2025. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa berbagai strategi yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil.
Pemerintah Kabupaten Jember berusaha mengombinasikan penguatan sektor tradisional seperti pertanian dengan pengembangan investasi, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Arah pembangunan yang dibangun Muhammad Fawait juga memperlihatkan upaya membangun optimisme baru di Kabupaten Jember. Berbagai program yang dijalankan diarahkan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan daerah dalam tumbuh secara ekonomi. Pemerintah daerah berusaha menghadirkan tata kelola yang lebih aktif, kolaboratif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Jadi jelas, strategi ekonomi Pemerintah Kabupaten Jember tampak dibangun melalui kombinasi penguatan sektor pangan, pengembangan UMKM dan koperasi, peningkatan investasi, optimalisasi pendapatan daerah, hingga pengembangan sumber daya manusia. Seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun fondasi ekonomi Jember yang lebih kuat dan berkelanjutan. [wir/beq]






