Probolinggo (beritajatim.com) – Akhir-akhir ini marak pencurian sepeda motor di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dalam waktu satu minggu saja, dua sampai empat motor milik warga hilang digondol maling.
Adi Chandra Kurniawan (50), warga Desa Bulu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, mengaku kehilangan sepeda motor pada Jum’at (21/1/2022) kemarin.
Pada waktu yang bersamaan, menurut Adi tetangganya yang kebetulan menyewa kamar kos di samping rumahnya juga kehilangan sepeda motor. “Saya satu (motor hilang), anak kos satu,” katanya.
Ia mengaku, para maling melancarkan aksinya dengan membobol gembok pagar besi rumahnya, sehingga bisa leluasa membawa kabur motor yang terparkir di garasi dalam pagar.
[berita-terkait number=”5″ tag=”curanmor”]
Sementara itu, Kapolsek Kraksaan, Kompol Sujianto membenarkan maraknya aksi pencurian sepeda motor di wilayahnya itu. Ia menjelaskan, dalam satu minggu saja ada sekitar dua sampai tiga kali kejadian curanmor, “Kejadian curanmor yang terjadi di Kraksaan memang benar adanya, saya sudah datang ke TKP sendiri,” jelasnya.
Ia menduga banyak pelaku curanmor dari luar wilayah Kabupaten Probolinggo yang masuk ke wilayah Kraksaan. “Karena di wilayah Kraksaan sangat mudah akses untuk melakukan kejahatannya, banyak pagar yang tidak terkunci rapat, kendaraan dibiarkan, pelaku dalam semalam bisa ambil dua (sepeda motor),” jelas Kapolsek.
Maka dari itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, jangan sampai memberikan akses kepada para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya. Selain itu pihaknya juga akan terus meningkatkan patroli rutin ke setiap wilayah di Kecamatan Kraksaan, untuk mencegah aksi kejahatan terutama pencurian kendaraan bermotor. (tr/kun)






