Probolinggo (beritajatim.com) – Pantai Permata Pilang di Jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, menyodorkan konsep kawasan wisata alternatif dengan sentuhan fungsi edukasi dan konservasi.
Memasuki kawasan ini, pengunjung langsung disodori hamparan pohon cemara udang, hutan mangrove, bakau, perahu, sejumlah gazebo, hingga lahan untuk berkemah dan bermain.
Keberadaan pohon cemara udang jadi daya tarik tersendiri bagi Pantai Permata. Pohon-pohon itu berjajar rapi, menjadikan daunnya sebagai penutup cahaya matahari. Di Jawa Timur, cemara udang hanya bisa ditemui di sedikit tempat. Salah satunya, di Pantai Lombang, Sumenep.
Saat tertentu, ketika air pasang, beberapa sudut pantai akan basah bahkan tergenang. Meski demikian, sejumlah pengunjung justru mengaku ada sensasi tersendiri saat berjalan di tanah basah yang tertutup daun, ranting, dan akar. “Kayak mau amblas,” kata salah satu pengunjung yang ditemui tim beritajatim.com.
Di sisi belakang, pengunjung bisa melihat sentra pengembangan mangrove. Salah satu jenis yang kini sedang dikembangkan adalah mangrove kopi. [hendro/ted]






