Surabaya (beritajatim.com) – Seperti yang diketahui jika kutu atau tungau biasanya hidup di benda-benda kotor seperti kasur maupun tempat yang jarang dibersihkan.
Akan tetapi, tanpa kita sadari ternyata hewan kecil tersebut dapat bersarang di kulit Anda, lho. Terutama berada di wajah Anda. Ngeri.
Namun, hewan mikroskopis berkaki delapan ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Karena ukuran mereka yang sangat kecil dan hanya mampu dideteksi dengan mikroskop.
Umumnya kutu atau tungau dikenal sebagai Demodex Folliculorum. Tidak jauh berbeda dengan kutu wajah yang dapat hidup di folikel rambut dan memakan sel kulit mati.
Jadi jika wajah Anda merasa gatal, bisa jadi kutu tersebut sedang berjalan-jalan maupun sedang berkembang biak. Tetapi apakah kutu wajah menjadi parasite yang membahayakan? Ternyata tidak, lho. Ketahui penjelasannya.
Kutu wajah ternyata dapat membantu proses pembersihan wajah dengan memakan kulit mati, minyak wajah, kotoran, hingga debu yang menempel.
Meskipun bermanfaat untuk membersihkan wajah, tetapi mereka juga dapat menimbulkan masalah jika pertumbuhannya tidak terkendali. Jadi Anda harus rutin membersihkan wajah agar tungau tidak menyebabkan masalah lainnya pada kulit.
Menurut Medical News Today, bahwa kutu wajah umumnya tidak berbahaya tetapi jika keberadaanya terlalu banyak dapat menyebabkan masalah pada orang yang mengalami sistem kekebalan tubuh yang lemah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”skincare”]
Oleh sebab itu, bagi mereka yang memiliki riwayat kanker, terkena HIV/AIDS maupun mengonsumsi steroid rentan memiliki kutu pada kulit wajah.
Adanya tungau pada wajah sebenarnya normal terjadi, bahkan pada kulit yang sehat. Tungau bersifat menular dan dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak dekat, seperti tidur pada ranjang yang sama, atau menyentuh wajah secara langsung.
Untuk mengontrol pertumbuhan tungau pada wajah, dokter menyarankan untuk melakukan pengobatan dengan krim seperti crotamiton atau permethrin. Yakni sejenis insektisida topical yang dapat mengungari jumlah kutu pada wajah.
Selain itu dengan rajin mencuci muka dan menggunakan skincare dapat menekan pertumbuhan demodex. Anda juga dapat melakukan eksfoliasi kulit sekali atau dua kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati. Pasalnya cara ini dapat membantu mengurangi jumlah kutu pada wajah Anda. (frs/ian)






